MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pengusaha parsel di Kota Mojokerto memang semringah karena banjir pesanan jelang Lebaran tahun ini. Meski begitu, beberapa kendala sempat dialami oleh salah satu pengusaha parsel Kota Mojokerto Fery Prasetyo. Kendala tersebut adalah stok makanan ringan yang cukup sulit didapat kala memasuki pertengahan Ramadan.
“Kalau awal-awal puasa, banyak stok. Kami tidak kesulitan. Nah begitu pertengahan (Ramadan) ternyata cukup sulit. Makanya kami putar otak biar pesanan pelanggan sesuai dengan apa yang mereka inginkan,” tutur Fery, Selasa (26/03/2024).
Ratusan pesanan tahun ini memang di luar dugaan Fery. Meski terjadi pergeseran varian pesanan parsel yang banyak diminati tahun ini daripada tahun sebelumnya.
“Kalau (tahun) sebelumnya banyak pesanan isi snack, makanan minuman ringan. Nah, tahun ini versi mix gerabah yang banyak dipesan. Isinya cangkir gitu. Terakhir kami kirim sampai ke Kalimantan, tapi berupa kardus. Kalau parsel kami bahannya dari rotan dan isinya tergantung request pelanggan,” beber pengusaha parsel ini.
Namun, meski varian parsel isi gerabah menjadi produk yang paling banyak dipesan (best seller), Fery tetap menyediakan isi parsel berupa makanan dan minuman ringan. Sebab, isi parsel tersebut masih banyak diburu meski tidak seperti varian isi gerabah.
“Mungkin karena umumnya parsel ya isi makanan ringan, snack-snack gitu. Jadi kami antisipasi dengan kulakan snack dalam jumlah besar. Sewaktu-waktu ada pesanan, kami siap kerjakan,” ujar Fery.
Dia juga berharap dari cukup sulitnya mendapat bahan parsel, terdapat kepedulian dari dinas terkait terutama untuk menjaga ketersediaan stok di pasaran.
“Biar sama-sama jalan semua, kami yang punya usaha, bisa jalan. Lalu konsumen juga puas dengan hasil kerjaan kami,” terangnya.
Tidak hanya itu, kolaborasi dengan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga masih digodok oleh Fery. Terutama sebagai siasat bila ketersediaan stok snack belum mencukupi jelang Lebaran tiba.
“Maka kami ada rencana komunikasi dengan dinas. Siapa tahu ada UMKM yang usaha snack bisa sesuai dengan spesifikasi kami, karena kami kan apa kata pelanggan. Tapi hal itu masuk rencana kami,” kata Fery.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








