MALANG, Tugujatim.id – Perahu di Sungai Brantas yang memuat empat orang mengalami kecelakaan diduga bocor dan terguling pada Senin (20/05/2024), sekitar pukul 08.30. Kejadian ini terjadi di Dusun Cungkal, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.
Pasca perahu di Sungai Brantas ini terguling, empat penumpangnya tenggelam. Mirisnya, dua di antaranya ditemukan meninggal dunia, sedangkan dua lainnya selamat.
Tiga korban perahu terguling adalah warga Kabupaten Blitar, yaitu Bambang Sutikno, 45; Ahmad Afandi, 26; dan Saiful Arifin, 27. Mereka menumpang perahu milik Arief Purwanto, 40, warga Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.
Kapolsek Kalipare AKP Kukuh Purwono mengatakan, para korban mau mencari ikan di keramba yang berada di tengah sungai. Nahasnya, dia mengatakan, perahu di Sungai Brantas yang mereka tumpangi bocor saat di perjalanan hingga tenggelam.
“Korban menumpang perahu untuk memancing ke tengah. Di perjalanan, perahu bocor dan tenggelam,” kata Kukuh.
Sementara itu, Camat Kalipare Nur Soleh Hidayat mengatakan, perahu sempat melaju sejauh 100 meter dari tepi sungai sebelum bocor di bagian ujungnya. Saat korban Arief Purwanto selaku sopir perahu mengetahui bocor, dia membelokkan sepanjang enam meter untuk menepi.
“Saat sopir belokkan perahu untuk menepi, malah terguling dan empat korban tenggelam,” kata Soleh.
Korban Saiful Arifin berteriak minta tolong dan didengar warga yang mencari rumput. Warga tersebut kemudian menolong korban dengan mengendarai perahu. Saiful Arifin dan Ahmad Afandi berhasil diselamatkan.
Sekitar 30 menit kemudian, korban Bambang Sutikno ditemukan meninggal. Setengah jam setelah Bambang ditemukan, korban Arief Purwanto juga ditemukan meninggal.
“Keluarga korban menolak untuk divisum karena kejadian tersebut adalah musibah,” tutup Soleh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








