Perayaan HUT Ke-94 Persebaya Diwarnai Aksi Pembubaran Massa hingga Ziarah ke Makam Para Pendiri

  • Bagikan
Suasana perayaan HUT ke-94 Persebaya di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Kamis malam (17/06/2021). (Foto: Koordinator Bonek Sokoadjie/Tugu Jatim)
Suasana perayaan HUT ke-94 Persebaya di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Kamis malam (17/06/2021). (Foto: Koordinator Bonek Sokoadjie)

SURABAYA, Tugujatim.id – Setelah Kamis malam (17/06/2021) gagal merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-94 Persebaya di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, hari ini (18/06/2021) Bonek, suporter Persebaya, mengadakan ziarah ke makam pendiri, senior, hingga jajaran pendahulu di Persebaya.

Salah satu koordinator Bonek Sokoadjie mengatakan, acara puncak perayaan HUT Persebaya memang direncanakan di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari, tapi massa dibubarkan aparat kepolisian karena terjadi kericuhan dan adanya provokator.

“Akhirnya, sekitar 100 suporter Persebaya memilih berkeliling kota sambil menyalakan flare. Konvoi keliling ini dimulai pukul 22.00 dan berakhir pukul 01.00 WIB,” imbuhnya Jumat (18/06/2021).

Berdasarkan rencana kunjungan yang disusun jajaran Bonek dalam rangkaian HUT Persebaya, mereka akan berziarah ke makam tokoh-tokoh Persebaya.

HUT Ke-94 Persebaya, Bonek Berziarah ke Makam Tokoh-Tokoh Penting Persebaya

Selain konvoi, mereka juga berziarah ke makam M. Pamoedji, pendiri Persebaya; Rusdy Bahlawan, eks pelatih Persebaya; Abah Imron, pencipta lagu “Iwak Peyek”; Cak Narto, mantan Wali Kota Surabaya; Wastomi Suheri, legenda Persebaya; dan tokoh-tokoh kebanggaan Persebaya lainnya.

“Nanti (18/06/2021, red) juga ditemani duo maskot Persebaya, yakni Jojo (buaya) dan Zoro (hiu),” jelasnya.

Di sisi lain, acara puncak HUT Persebaya yang dirayakan di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari semalam (17/06/2021) dibubarkan petugas. Hal itu karena polisi memberlakukan penyekatan di berbagai titik di Surabaya serta adanya provokator dalam perayaan tersebut.

Kepala Bagian Operasional Polrestabes Surabaya AKBP Anton Elfrino Trisanto mengimbau agar Bonek dan Bonita merayakan HUT Persebaya di rumah saja untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 di Kota Surabaya.

“Apalagi dengan adanya penyebaran Covid-19 varian baru (delta, red) sehingga beberapa waktu terakhir kasusnya meningkat cepat,” ujarnya.

  • Bagikan