SURABAYA, Tugujatim.id – Persebaya kembali dipermalukan lawan di kandang sendiri. Menjelang akhir musim, Bajol Ijo kalah dari Bali United dengan skor 2-0.
Pertandingan pekan ke-33 Liga 1 2023/2024 ini berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Rabu (24/4/2024).
Dua gol dicetak oleh Bali United melalui mantan pemain Persebaya Irfan Jaya di menit ke-35 karena kesalahan yang dibuat oleh Toni Firmansyah.
Sementara gol kedua terjadi saat babak kedua lewat Privat Mbarga yang sukses memenangi sprint melawan Mikael Tata sebelum akhirnya menaklukkan Andhika. Skor genap menjadi 0-2.
Beberapa kali tim asal Kota Pahlawan ini mencoba menyerang dan melakukan penekanan. Tetapi, transisi yang dibuat oleh Bruno dan kawan-kawan berjalan lambat sehingga dengan mudah dijebol oleh Serdadu Tridatu.
“Saya pikir babak pertama adalah momen yang bagus. Babak pertama kami membuat satu kesalahan dan membuat terciptanya gol,” kata pelatih Persebaya Paul Munster, Rabu (24/4/2024).
Di babak kedua, Munster memang sempat mengubah situasi dengan mengganti beberapa pemain. Terutama posisi striker yang digantikan oleh Wildan Ramdhani.
“Babak kedua, kami membicarakan situasi-situasi yang sulit tentang berbagai hal. Jika tidak ada perubahan maka akan terjadi pergantian pemain. Jadi kami mengganti pemain, kami terus melaju, mencoba mencetak gol, mencoba menekan. Tapi pada akhirnya, kami terjebak pada gol kedua, “ ucapnya.
Melihat situasi yang sulit bagi Persebaya di musim ini, pelatih asal Irlandia Utara ini mengatakan jika dirinya ingin segera mengakhiri musim Liga 1 2023/2024.
“Saya sebenarnya senang karena pertandingan terakhir musim ini selesai. Saya Ingin menyelesaikan musim ini secepat mungkin, namun fokus pada pertandingan terakhir sangatlah penting,” ucapnya.
Mantan Direktur Teknik Timnas Brunei Darussalam ini berambisi untuk lebih banyak melakukan perubahan di musim depan untuk menampilkan skud The Green Force yang lebih baik.
“Kami hanya fokus untuk pertandingan berikutnya lagi, melakukan perubahan dan melihat Persebaya ingin bermain untuk pertandingan terakhir,” katanya
“Saya juga mungkin para suporter datang, mereka tidak bisa mendukung tim, tapi kami berharap kami dapat memberikan sesuatu yang baru,” pungkas pelatih 42 tahun tersebut.
Posisi Persebaya memang aman dari zona degradasi. Tetapi, dari sisi rangking Persebaya tidak mengalami kenaikan. Bertahan di peringkat 12 dengan perolehan 39 poin dari 33 pertandingan.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko







