Piala FA: Menang 3-1 atas MU, Leicester Melaju ke Semifinal

  • Bagikan
Laga perempat final Piala FA antara Man United vs Leicester City yang digelar di Stadion King Power, Senin (22/3/2021) dini hari. (Foto: Twitter/@ManUtd)
Laga perempat final Piala FA antara Man United vs Leicester City yang digelar di Stadion King Power, Senin (22/3/2021) dini hari. (Foto: Twitter/@ManUtd)

INGGRIS, Tugujatim.id – Langkah Manchester United (MU) di ajang Piala FA terpaksa terhenti usai klub berjuluk Setan Merah itu tumbang dengan skor 3-1 kala menantang Leicester City di Stadion King Power, Senin (22/3/2021) dini hari tadi. Atas hasil tersebut, Leicester berhak melaju ke semifinal.

Sebelum laga Piala FA antara Leicester vs MU dimulai, pelatih Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer membocorkan informasi bahwa beberapa pemain inti akan dicadangkan pada pertandingan lawan Leicester kali ini dengan alasan menjaga kondisi pemainnya agar tetap fit.

“Kami telah memainkan begitu banyak pertandingan dengan jeda kurang dari 4 hari, kami membutuhkan semua pemain dalam kondisi fit” ujar Ole melalui akun twitter official Man United.

Sejumlah pemain kunci dicadangkan seperti, Bruno Fernandes yang digantikan Van de Beek, L. Shaw yang digantikan Telles, Mc Tominay yang digantikan N. Matic, dan juga Rasford yang tidak diikutkan dalam pertandingan karena cedera.

Memang sebuah keputusan yang besar untuk merotasi pemain, disaat laga kali ini adalah penentu lanjut atau tidaknya Man United di Piala FA, dengan ambisi meraih trofi. Kejuaraan yang diikuti Man United di musim ini hanya 3, yakni Liga Eropa, Liga Premier dan Piala FA.

Dengan kekalahan saat lawan Leicester kali ini, dan poin klasmen yang terpaut jauh dari Man City di Liga Premier, maka satu-satunya ambisi yang bisa diraih saat ini hanya di Liga Eropa.

Berawal dari Kecerobohan Fred

Gol pembuka terjadi pada menit 24, yang dicetak oleh Kelechi Iheanacho, penyerang Leicester. Namun gol in merupakan gol konyol bagi kubu MU.

Gol di laga Piala FA ini berawal dari bola yang berada di kaki Meguire, dengan posisi betahan, dioper ke arah Frederico Rodrigues, namun di samping Fred ada beberapa pemain Leicester, sehingga Fred berniat mengoper ke kiper, namun operan datar yang pelan itu disambut oleh Iheanacho yang berada di dalam kotak penalti, lalu segera ditendang ke gawang Man United, sehingga terjadilah gol.

Ketertinggalan skor akibat kesalahan konyol bek Man United tersebut sempat dikejar pada menit ke 38, oleh Greenwood. Gol yang tercipta dari assist Pogba, hasil umpan datar dari samping kiri, yang dibiarkan oleh Van de Beek itu dieksekusi oleh Greenwood dengan baik. Babak pertama berakhir dengan skor sama, 1-1.

Namun di babak kedua, Leicester menambah 2 gol. Gol kedua dari Leicester dicetak oleh Tielemans di menit ke 52. Gol solo hasil giringan dari area tengah lapang yang tidak bisa dibendung oleh bek Man United ini dieksekusi dengan lesatan keras tendangan datar dari garis kotak penalti yang mengarah ke pojok kiri gawang Man United, yang tak bisa ditepis oleh henderson.

Merasa ketinggalan lagi, akhirnya Ole memutuskan untuk memasukkan 4 pemain andalannya, yakni Bruno Fernandes, Mc Tominay, Cavani dan Shaw menggantikan Matic, Pogba, Van de Beek dan Telles, berharap arah permainan dapat dikuasai oleh Man United, namun setelahnya justru Leicester dapat menambah pundi-pundi golnya.

Gol ketiga Leicester dicetak oleh Iheanacho lagi, dimenit ke 77, memanfaatkan umpan lambung tendangan bebas dari arah samping kiri, Iheanacho berhasil membobol gawang Henderson lewat sundulan. MU akhirnya harus takhluk 3-1 dan langkah di Piala FA mereka terpaksa terhenti. (Pramana Jati P/gg)

  • Bagikan