MOJOKERTO, Tugujatim.id – Peristiwa pohon tumbang terjadi lagi di Kabupaten Mojokerto. Kali ini pohon beriameter 60 Centimeter tumbang dan menyumbat aliran air di area kontruksi bendungan atau Dam Subiantoro di Genengan, Banjaragung, Puri, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/3/2024).
Butuh waktu 3 jam lebih bagi petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, perangkat desa, relawan serta masyarakat sekitar untuk proses evakuasi.
“Jadi kerja bakti semua untuk evakuasi, karena menyumbat aliran air Dam,” tegas Abdul Khakim, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Minggu (3/3/2024).
Khakim menambahkan, hujan dengan intensitas lumayan lebat diduga menjadi penyebab pohon tumbang dan terseret arus hingga menyumbat aliran air pada Dam Subiantoro. Proses evakuasi melibatkan banyak manusia.
“Setelah proses evakuasi sekira 3 jam lebih, arus air kembali lancar. Selanjutnya potongan pohon tumbang tersebut diangkut menggunakan pikap untuk dibuang menuju tempat pembuangan sampah akhir,” tandas Khakim.
Peristiwa ini menjadi kejadian pohon tumbang yang ke sekian kalinya. Sebelumnya pohon raksasa dengan diameter 200 centimeter tumbang di Penanggungan, Trawas, Kabupaten Mojokerto. Pohon jumbo tersebut tidak hanya menutup akses jalan penghubung Trawas dan Ngoro. Pohon dengan diameter 200 centimeter ini bahkan merusak atap warung yang berada di sisi timur, sekitar 50 meter dari pohon tersebut.
Pohon raksasa berjenis Bulu ini membuat atap warung milik Ruman rusak parah. Kerugian yang diderita oleh Rumah akibat peristiwa ini ditaksir hingga Rp40 juta. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa akibat peristiwa ini sebab warung milik Ruman belum melayani kegiatan jual beli.
Bahkan sebelumnya pada Senin (26/2/2024), tiga lokasi dilaporkan terjadi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menyebutkan bahwa ukuran pohon yang tumbang bervariasi, mulai dari diameter 20 centimeter hingga 70 centimeter.
“Potensi pohon tumbang ternyata masih lumayan. Maka kami imbau untuk semua elemen untuk tetap waspada, tetap tanggap dan segera lapor bila terjadi sesuatu,” tandas Khakim.
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








