TUBAN, Tugujatim.id – Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky berjanji akan memasang tagline Tuban Bumi Wali seusai kegiatan rangkaian HUT Bank Jatim pada 5 November 2022 yang rencananya dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Lindra, sapaan akrabnya, mengatakan, lokasi panggung dalam kegiatan itu kebetulan di depan SMPN 3 Tuban yang berdiri persis di tempat tagline Tuban Bumi Wali itu. Selain itu, kondisi leveling panggung juga tinggi sehingga alangkah baiknya diturunkan dulu.
“Nanti setelah itu (kegiatan, red) akan dikembalikan lagi,” ujar Lindra pada Rabu (02/11/2022).
Mantan Anggota DPRD Provinsi Jatim ini menjelaskan, dia tidak memiliki niatan untuk menghilangkan tagline Tuban Bumi Wali itu. Dia hanya ingin membangun Kabupaten Tuban yang lebih maju, sejahtera, adem ayem, dan nyaman.
“Coba disaksikan saja besuk setelah acara,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Tuban H.M. Miyadi menganggap pembongkaran tagline Tuban Bumi Wali merupakan aksi yang tidak menghormati hasil jerih payah orang lain, dalam hal ini bupati Tuban sebelumnya yakni H. Fathul Huda dan Noor Nahar Husein tahun 2011-2021.
“Bagi saya hal itu tidak etis karena menyakiti hasil kerja dan jerih payah orang lain,” ucap Ketua DPRD Tuban Miyadi kepada Tugu Jatim, Senin (31/10/2022).

Pria yang juga menjabat ketua DPC PKB Tuban ini juga mengatakan, sebelumnya telah direkomendasikan DPRD dalam rapat paripurna di gedung dewan pada Rabu (23/02/2022) soal bongkar tagline itu. Anggota legislatif Tuban ini memberikan rekomendasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Aditya Halindra Faridzky dan H. Riyadi salah satunya mempertahankan tagline “Bumi Wali” dan tulisan Asmaul Husna.
Selain itu, juga soal sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) tahun anggaran 2021 lebih tinggi daripada tahun anggaran 2020. Karena itu, perlu ada target pengurangan dana nganggur ini dengan mengevaluasi pos-pos penyumbang silpa terbesar seperti dana tak terduga yang harus tetap terukur.
“Artinya, tidak menghormati hasil kerja orang lain,” terangnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tuban lewat Dinas PUPR dan PRKP setempat akan merehab area taman Patung Letda Sucipto yang masuk dalam anggaran PAPBD 2022. Dalam rehab tersebut dipersiapkan sebanyak Rp177 juta untuk mempercantik taman.
Tak hanya itu, ternyata ada bongkar tagline Bumi Wali yang berbarengan dengan kegiatan yang rencananya dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di lokasi taman itu.
“Jadi sekalian membongkar, setelah selesai acara pada 5 November, dilanjutkan pengerjaan rehab tamannya,” ungkap Kepala Dinas PUPR dan PRKP Kabupaten Tuban Agung Supriyadi.







