• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Terduga pelaku fetish di Kota Malang yang muncul lewat video permintaan maaf. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Terduga pelaku fetish di Kota Malang yang muncul lewat video permintaan maaf. (Foto: Dokumen)

Polisi Lakukan Pemanggilan pada Terduga Pelaku Fetish Mukena di Malang

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Jajaran Satreskrim Polresta Malang Kota terus berusaha mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual berkedok fetish mukena yang menimpa beberapa model dan mahasiswi di Kota Malang. Kali ini Satreskrim Polresta Malang Kota secara resmi memanggil terduga pelaku yang berinisial D.

“Rencananya kami lakukan pemanggilan hari ini, tapi belum ada konfirmasi dari terduga pelaku. Terduga pelaku sudah kami lakukan pemanggilan. Nanti kami lihat hadir atau tidak. Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari terduga mau hadir atau tidak,” terang Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudho Riambodo saat dikonfirmasi pada Sabtu (28/08/2021).

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Pemanggilan ini sendiri untuk mengumpulkan data dan fakta berdasarkan keterangan D sendiri. Namun, tampaknya D tidak akan hadir karena belum nampak di Mapolresta Malang Kota.

Sementara itu, untuk sementara pihak Polresta Malang Kota sudah melakukan pemeriksaan kepada 3 korban dan seorang fotografer yang terlibat saat sesi pemotretan.

“Sementara ini kami lakukan beberapa pemeriksaan. Kami sudah memanggil beberapa saksi, terutama dari fotografer,” tuturnya.

Selain itu, Tinton juga mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan para ahli, mulai dari ahli ITE, ahli bahasa, dan ahli pidana.

“Kami juga berkoordinasi dengan ahli ITE dan ahli bahasa juga. Dari situ kami gelar perkaranya, perkara apa atau pasal apa yang cocok untuk perkara ini,” jelasnya.

Terakhir, dalam mengungkapkan kasus ini, pihaknya sudah mendapat banyak informasi dari masyarakat. Terutama untuk mengungkapkan identitas terduga pelaku, dia juga mendapatkan banyak informasi dari warga.

“Kami melakukan banyak cara untuk penyelidikan. Karena ini online shop, kami juga mendapat banyak informasi dari masyarakat sehingga tahu identitas dari terduga terlapor,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus ini terkuak saat akun Twitter @jeehantz membuat thread terkait pengalaman tidak mengenakkan saat dirinya menjadi korban fetish mukena pada Rabu (18/08/2021).

Dia bercerita terkait foto-fotonya dan beberapa model lain, mulai dari mahasiswi hingga ibu rumah tangga, yang di-upload di sebuah akun Twitter @pecinta_mukena.

Belakangan diketahui bahwa akun tersebut diduga merupakan akun yang memuat beberapa tweet bernada mesum, terutama pada perempuan-perempuan yang menggunakan mukena.

Para korban bercerita jika foto-foto mereka adalah hasil sesi pemotretan oleh akun online shop Griya Mukena (GM). Dan usut punya usut diduga bahwa owner Griya Mukena adalah orang yang sama merupakan admin @pecinta_mukena, seorang pria berinisial D.

Pada Kamis (19/08/2021), seorang pria yang diduga pelaku fetish mukena tersebut membuat video klarifikasi permintaan maaf setelah tahu dirinya viral. Dan pada Jumat (20/08/2021), salah satu korban berinisial AL, 22, juga sudah melaporkan kejadian ini kepada Polresta Malang Kota.

Tags: Fetish MukenaKasus fetishKasus fetish di MalangKorban fetishKota MalangPelaku fetishpelecehan seksual
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudho Riambodo. (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Jatim)

Polresta Malang Kota Sebut Kasus Fetish Mukena Berbeda dari Kasus Fetish Jarik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID