TUBAN, Tugujatim.id – Polres Tuban lewat Operasi Keselamatan Semeru 2026 berusaha turut menekan angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur yang masih tinggi.
Sepanjang pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2025, tercatat 531 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban 10 orang meninggal dunia, 51 luka berat, dan 553 luka ringan.
Data tersebut menjadi dasar pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di wilayah hukum Polres Tuban yang digelar menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Operasi Kepolisian Kewilayahan ini dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, sebagai bagian dari pra-operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri.
Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang dibacakan Wakapolres Tuban Kompol Achmad Robial ditegaskan, Operasi Keselamatan Semeru merupakan upaya cipta kondisi untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
“Operasi ini bertujuan mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujar Wakapolres saat membacakan amanat Kapolda Jatim.
Fokus penindakan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 diarahkan pada pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
Sasaran penindakan meliputi pelanggaran rambu lalu lintas, melawan arus, pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, kendaraan over dimension dan over loading (ODOL), serta penggunaan lampu strobo dan sirene yang tidak sesuai peruntukannya.
Penegakan hukum dilakukan secara selektif dengan mengedepankan pencegahan dan pengawasan. Selain penindakan langsung di lapangan, kepolisian juga mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai bagian dari penegakan hukum di bidang lalu lintas.
“Penegakan hukum dilakukan secara selektif dan berprioritas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan lalu lintas,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Semeru 2026 melibatkan 5.020 personel di seluruh wilayah Jawa Timur. Sementara itu, di wilayah hukum Polres Tuban sebanyak 117 personel diterjunkan untuk mendukung kegiatan operasi dan pengawasan lalu lintas.
Kegiatan operasi juga melibatkan unsur lintas sektor, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP, guna mendukung kelancaran pelaksanaan di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








