TUBAN, Tugujatim.id – Manajemen Persatu Tuban memutuskan mengganti pelatih kepala, meski tim berjuluk Laskar Ronggolawe sukses melaju ke babak 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur.
Head Coach Khoirul Anam dipastikan tidak lagi menukangi Persatu untuk menghadapi fase kompetisi berikutnya.
Manajer Persatu Tuban, M. Abdul Rohman menegaskan, keputusan tersebut bukan dilatarbelakangi kegagalan tim. Justru sebaliknya, manajemen memberikan apresiasi tinggi atas capaian dan kerja keras pelatih selama fase penyisihan, khususnya hingga mengantarkan Persatu lolos dari Grup C.
“Manajemen menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Coach Khoirul Anam atas dedikasi, tenaga, dan pikirannya selama mendampingi Persatu Tuban,” ujar Abdul Rohman dalam keterangannya.

Menurutnya, kontribusi Khoirul Anam tidak bisa dipandang sebelah mata. Di bawah arahannya, Persatu mampu menunjukkan daya saing dan menuntaskan fase grup dengan hasil yang membawa tim melangkah ke 32 besar kompetisi bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Namun demikian, manajemen menilai perlu adanya penyegaran tim demi menjaga ritme dan kesiapan Persatu dalam menghadapi tantangan yang lebih berat pada babak selanjutnya. Pergantian pelatih disebut sebagai bagian dari dinamika organisasi klub yang lazim terjadi dalam perjalanan sebuah tim.
BACA JUGA: Persatu Tuban Gagal Jadi Kunci Juara Grup C Setelah Kalah 2-1 dari Perseta Tulungagung
“Secara prinsip, Coach Khoirul Anam sudah bekerja maksimal dan memberikan hasil nyata. Tetapi untuk menatap kompetisi berikutnya, manajemen memandang perlu adanya energi dan pendekatan baru,” jelasnya.
Rohman menambahkan, perpisahan ini tidak dimaknai sebagai bentuk melupakan perjuangan yang telah dilewati bersama. Sebaliknya, langkah tersebut justru diambil sebagai wujud penghormatan atas setiap jejak yang telah ditorehkan sang pelatih bersama Laskar Ronggolawe.
“Apa yang telah dilakukan Coach Khoirul Anam akan selalu menjadi bagian dari sejarah Persatu Tuban. Beliau pernah menjadi bagian dari keluarga besar Persatu,” imbuhnya.
Terkait nahkoda baru, manajemen memastikan proses penunjukan pelatih kepala pengganti tengah disiapkan. Dalam waktu dekat, sosok Head Coach baru akan diumumkan secara resmi kepada publik.
BACA JUGA: Laga Perdana Liga 4 Grup C, Persatu Tuban Tekuk Bojonegoro FC 2-0
Saat ini, fokus utama manajemen adalah pembenahan internal tim pasca selesainya fase penyisihan Grup C. Evaluasi menyeluruh dilakukan agar Persatu Tuban dapat tampil lebih solid, konsisten, dan siap bersaing hingga target yang lebih tinggi, termasuk level nasional.
Di akhir pernyataannya, manajemen mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tuban untuk tetap memberikan doa dan dukungan. Persatu Tuban disebut bukan sekadar klub sepak bola, melainkan bagian dari sejarah dan kebanggaan daerah.
“Dinamika adalah bagian dari perjalanan. Kami berharap masyarakat tetap bersama Persatu Tuban, mendukung setiap langkah kami demi kemajuan sepak bola Kabupaten Tuban,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








