JEMBER, Tugujatim.id – PT KAI Daop 9 Jember mengimbau pengguna jasa agar tidak melewatkan kesempatan terakhir mendapatkan potongan harga tiket kereta api 30 persen yang akan berakhir pada 10 Januari 2026.
Data per Kamis (08/01/2026) menunjukkan sisa kuota tiket kereta api bersubsidi sangat minim untuk keberangkatan dua hari ke depan. Untuk perjalanan hari ini tersisa 49 kursi dengan harga khusus, sedangkan esok hari baru tersedia 55 tempat duduk dengan tarif promosi.
Baca Juga: Liburan Hampir Usai, Lonjakan Penumpang KA Daop 9 Jember Masih Tinggi
Namun, peluang masih terbuka lebar bagi yang berencana bepergian di penghujung pekan. Untuk tanggal terakhir berlakunya program yaitu 10 Januari 2026, masih terdapat 772 kursi dengan tarif diskon di area operasional Daop 9 Jember.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro menjelaskan, inisiatif ini adalah wujud penghargaan perusahaan terhadap pengguna setia sekaligus kampanye penggunaan moda transportasi massal.
“Jangan sia-siakan peluang berharga ini. Pengurangan tarif hingga 30% membuat biaya perjalanan ke berbagai destinasi lebih ekonomis tanpa mengurangi kualitas layanan. Mengingat ketersediaan untuk tanggal 8 dan 9 Januari sudah kurang dari 60 unit, kami menyarankan pemesanan dilakukan secepatnya,” tegas Cahyo pada Kamis (08/01/2026).
Baca Juga: Lebih dari 40 Ribu Penumpang Kereta Api Padati Stasiun Daop 8 Surabaya di Malam Tahun Baru 2026
Cahyo menegaskan bahwa informasi ketersediaan tiket diperbarui secara langsung dan dapat berfluktuasi mengikuti animo masyarakat menjelang penutupan program. Pemeriksaan stok dan transaksi pembelian dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, atau mitra penjualan resmi KAI lainnya.
“Komitmen kami adalah menyediakan sarana transportasi yang andal, nyaman, dan ekonomis. Segera akses aplikasi Access by KAI untuk mengamankan tempat duduk dan ciptakan pengalaman perjalanan akhir pekan yang tak terlupakan,” pungkas Cahyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








