Tugujatim.id – Indonesia mendapatkan medali emas pertama di ajang Asian Games 2023 dalam cabor menembak. Dialah Muhammad Sejahtera Dwi Putra, atlet tembak asal Indonesia yang berhasil meraih dua medali emas sekaligus di Asian Games 2023.
Muhammad Sejahtera Dwi Putra atau yang kerap dipanggil Tera ini meraih skor tertinggi dalam Lomba Nomor Perorangan Shooting-Men’s 10 M Running Target Asian Games Hangzhou 2022 di Fuyang Yinhu Sports Centre, Hangzhou, China. Dia mencatat skor terakhir yang diperoleh yaitu 578-15X, di mana skor tersebut membuatnya berhasil membawa pulang medali emas untuk Indonesia.
Atlet berusia 26 tahun itu mengalahkan atlet menembak dari negara Vietnam, Ngo Huu Vuong, dan Jeong You-jin dari Korea Selatan.
Deretan Prestasi
Prestasi Muhammad Sejahtera Dwi Putra dalam membawa medali kemenangan untuk Indonesia bukanlah kali pertama. Dia pernah berhasil melampaui skor dua wakil Vietnam yakni Huu Vuong Ngo dan Tuan Anh Nguyen dengan mendapat medali perak dan perunggu.
Selain itu, pada ajang Asian Games 2018, dia kali pertama kembali membawa pulang medali dari cabang olahraga menembak, setelah Indonesia terakhir kalinya mendapat medali di cabang olahraga tersebut selama 52 tahun silam.
Dalam ajang di mana Indonesia pernah menjadi tuan rumah, Tera memenangkan medali perak dalam nomor 10 meter running target campuran. Pada ajang Asian Games 2018, menjadi multi-event pertama yang diikuti Tera. Dia tampil di dua nomor pada 10 meter running target standar dan running target campuran.
Medali perak pun berhasil Tera rebut dengan tertinggal 4 poin dari atlet kelas dunia dari Korea Utara, Myong Won Pak.
Selain pernah mengikuti ajang olahraga pada Asian Games, Tera juga pernah menyumbangkan medali emas dalam ajang SEA Games. Selain itu, Tera juga beberapa tahun belakangan rajin mengikuti kejuaraan menembak dunia.
Profil Muhammad Sejahtera Dwi Putra
Atlet berusia 26 tahun ini lahir di Jakarta pada 13 April 1997. Tera merupakan anak kedua dari empat bersaudara yang tumbuh besar di Bekasi Timur.
Dia lahir dari pasangan seorang ayah yang bekerja sebagai PNS di Kementerian Pertanian dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Dari keempat saudaranya itu, Tera menjadi satu-satunya yang memutuskan untuk berkarir di bidang olahraga yaitu menjadi seorang atlet.
Dia menekuni olahraga menembak saat masih kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 2014 silam.
Pada saat itu, Tera kemudian bertemu dengan Masuri, mantan atlet menembak yang saat itu menjadi pelatihnya ketika ada program atlet untuk Pekan Olahraga Nasional di Jawa Barat pada 2016 lalu.
Sebelum terjun di bidang olahraga menembak, Tera pernah mencoba menggeluti dunia sepak bola dan futsal sebagai olahraga yang dia tekuni saat kuliah di UNJ.
Writer: Hasna Muna Mufidah (Magang)
Editor: Dwi Lindawati







