JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi dan UMKM meluncurkan inisiatif strategis pengembangan ekosistem usaha skala mikro di Jember, Jawa Timur. Program bernama Kemitraan Usaha Mikro Terpadu (KUMITRA) ini dicanangkan pada Senin (3/10/2025).
Acara yang berlangsung di Balai Serbaguna setempat dihadiri langsung oleh Helvi Yuni Moraza selaku Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, bersama Bupati Jember Muhammad Fawait. Turut hadir M. Riza Damanik yang menjabat sebagai Deputi Usaha Mikro, beserta ratusan pengusaha lokal dari berbagai segmen industri makanan.
Riza menjelaskan filosofi di balik program tersebut. “Kami merancang skema ini untuk mengintegrasikan pengusaha mikro ke dalam sistem pasokan industri secara komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan cluster,” paparnya.
Menurutnya, inisiatif tersebut akan memberikan efek domino positif terhadap ekspansi bisnis kecil, penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli warga, serta pengentasan kesenjangan ekonomi regional.
BACA JUGA: KUR Jember Tembus Rp1,5 Triliun, Sasar 32 Ribu UMKM untuk Tekan Kemiskinan
Jember dipilih bukan tanpa alasan. Daerah ini mencatatkan rekor gemilang dalam penyerapan pembiayaan usaha rakyat yang menembus angka Rp1,5 triliun dan tersalurkan kepada lebih dari 32 ribu pelaku usaha. Data ini merefleksikan dinamika entrepreneurship yang tinggi di wilayah tersebut.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan harapan optimisnya berkat kepercayaan pemerintah pusat melalui Kementerian UMKM tersebut.
“Kami optimis kolaborasi ini akan menjadi solusi efektif untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem yang masih menjadi tantangan,” tutur Gus Fawait, sapaan akrabnya.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memfasilitasi pertumbuhan sektor UMKM, dengan perhatian khusus pada pelaku usaha dari komunitas difabel dan kelompok marginal lainnya.
“Kami menginginkan distribusi perhatian yang lebih merata dari Jakarta, khususnya untuk entrepreneur difabel di Jember,” tegas Gus Fawait.
BACA JUGA: Pandalungan Festival Ditutup Meriah, Dewi Persik Ramaikan Gebyar 100 UMKM di Jember
Helvi juga menegaskan peran pemerintah pusat sebagai fasilitator untuk mendongkrak potensi-potensi yang ada di daerah, khususnya dalam membentuk kerja sama dalam dunia usaha.
“Kami hadir untuk memfasilitasi, membimbing, dan mengeliminasi hambatan yang menghalangi terciptanya kolaborasi bisnis yang ekuitable dan mutually beneficial,” jelasnya.
Merespons usulan kepala daerah tentang pembinaan generasi muda, Helvi mengungkapkan keberadaan platform Entrepreneur Hub yang didesain khusus untuk mengakselerasi lahirnya pengusaha muda di berbagai wilayah.
“Mari kita wujudkan sinergi ini menjadi komitmen kolektif. Dengan kolaborasi solid, kita akan melahirkan pengusaha mikro yang lebih sejahtera, mencakup komunitas difabel, single mother, dan keluarga prasejahtera di pedesaan,” pungkas Helvi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








