Program RPL Desa di Bojonegoro Diminati Daerah Lain

Herlianto A

News

Kabid Pembangunan dan Kerjasama Desa/Kelurahan dan Teknologi Tepat Guna, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro, M Imam Affan
Kabid Pembangunan dan Kerjasama Desa/Kelurahan dan Teknologi Tepat Guna, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro, M Imam Affan. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Program Pemkab Bojonegoro berupa beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa mendapat antusiasme tinggi. Tak hanya warga Bojonegoro, program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) ini juga diminati daerah lain.

Kabid Pembangunan dan Kerjasama Desa/Kelurahan dan Teknologi Tepat Guna, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro, M Imam Affan, mengatakan dalam berbagai kesempatan banyak warga luar Bojonegoro yang bertanya soal RPL Desa.

“Dari berbagai platform media sosial, di antaranya WhatsApp, banyak warga menanyakan langsung terkait RPL Desa,” ujar Imam.

Selain itu, pada saat rapat zoom meeting yang digelar Kemendesa PDTT maupun Pemkab Bojonegoro, banyak warga yang hendak ikut serta dalam program RPL Desa. Namun, imam menjelaskan, program ini hanya diperuntukkan warga Bojonegoro.

“Tapi mohon maaf karena ini dari APBD Bojonegoro maka yang paling berhak mendapatkan fasilitas ini adalah warga ber-KTP Bojonegoro dan yang sesuai kriteria serta sasaran,” sambung imam.

Warga dari berbagai daerah menilai program RPL Desa banyak membawa keuntungan. Selain mendapatkan pendidikan tinggi gratis, penerima beasiswa juga bisa menempuh pendidikan dalam waktu relatif singkat. Dalam beasiswa RPL Desa bebas pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta pilihan Prodi favorit di kampus UNESA (Universitas Negeri Surabaya) dan UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) akreditasi A.

Selain itu para calon mahasiswa program beasiswa RPL Desa ini hanya menempuh waktu dua tahun untuk meraih S1. Namun, sebelum itu wajib menyerahkan berkas pengalaman kerja minimal 5 tahun dan sertifikat pendukung lainnya yang dikonversi pembebasan beban SKS mata kuliah tertentu.

“Semua persyaratan harus dilengkapi para calon mahasiswa dan yang menentukan lolos seleksi nanti pihak kampus. DPMD menyediakan anggaran dan fasilitas proses pendaftaran. Semoga semua yang mendaftar lolos dan kuliah hingga lulus ilmunya bermanfaat untuk pembangunan di Desa,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Bojonegoro ditunjuk sebagai role model pelaksanaan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa pertama dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT).

Popular Post

Mengusahakan Pertolongan Ilahi.

Kisah Hidup Pendiri Wardah Resmi Tayang di YouTube, Ini Sinopsis Film “Mengusahakan Pertolongan Ilahi”

Dwi Linda

SURABAYA, Tugujatim.id – Kisah hidup Nurhayati Subakat, sosok di balik kesuksesan PT Paragon Technology and Innovation, hadir dalam film bertajuk ...

Ansor Kota Malang.

PC GP Ansor Kota Malang Terima CSR Tugu Malang ID dan Times Indonesia, Tingkatkan Kader Melek Digital

Dwi Linda

MALANG, Tugujatim.id – Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Malang menerima bantuan dana corporate social responsibility (CSR) dari ...

Khofifah.

Khofifah-Emil Silaturahmi ke Rumah Jokowi usai Retreat di Magelang, Ini Isi Petuahnya!

Dwi Linda

SURABAYA, Tugujatim.id – Gubernur dan Wakil Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak usai mengikuti retreat di Magelang, Jawa Tengah, ...

Pelaku mutilasi wanita asal Blitar.

Update! Pelaku Mutilasi Wanita asal Blitar dalam Koper Merah: Mulai Menyesal, Kerap Menangis saat Ingat Anak

Dwi Linda

SURABAYA, Tugujatim.id – Rohmat Tri Hartanto alias Antok, 33, pelaku pembunuhan dan mutilasi Uswatun Khasanah, 29, seorang sales promotion girl ...

Mudik gratis 2025.

Tak Ada Mudik Gratis 2025, Dishub Kota Malang Fokus Bangun Lahan Parkir di Kayutangan Heritage

Dwi Linda

MALANG, Tugujatim.id – Kabar kurang menggembirakan datang dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Pihaknya memastikan tidak menyediakan mudik gratis 2025 ...

Tempuran Mojokerto.

Kurang dari Setahun, Tempuran Mojokerto Terendam Banjir Tiga Kali

Dwi Linda

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Wilayah Tempuran, Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kembali terkena banjir luapan pada Jumat (28/02/2025). Banjir luapan di ...