TUBAN, Tugujatim.id – Program transmigrasi dari Kabupaten Tuban terus berjalan sejak 2022. Hingga kini, sudah ada lima kepala keluarga (KK) yang diberangkatkan dalam program transmigrasi di Tuban pada tiga gelombang. Daerah tujuannya yaitu Konawe, Sulawesi Tenggara, dan Poso, Sulawesi Tengah.
Terakhir, satu keluarga diberangkatkan ke Poso pada akhir 2024 yang ikut transmigrasi di Tuban. Mereka mendapatkan fasilitas lengkap seperti rumah, tanah pekarangan, lahan garapan, alat pertanian, benih, hingga bantuan dana.
Baca Juga: Program Transmigrasi ke Sulawesi Tenggara, 3 Keluarga Diberangkatkan Bupati Tuban
“Selain itu, mereka juga mendapat uang saku Rp10 juta dari dinas, Rp2 juta dari Baznas, dan bantuan tambahan dari pemerintah setempat,” ujar Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja serta Hubungan Industrial Disnakerperin Tuban Lusiana.
Lusi, sapaan akrabnya, menceritakan pengalamannya saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Konawe. Menurut dia, lokasi tempat tinggal transmigran cukup jauh dari pusat kota.
“Dari pusat kota ke lokasi butuh waktu tujuh jam. Kami berangkat pagi, sampai sana siang, baru keluar lokasi menjelang petang. Jalannya gelap, lampu hanya ada di dekat pemukiman,” ungkapnya.
Transmigran Nyaman di Lokasi Baru
Meski begitu, para transmigran di Tuban itu mengaku nyaman dan menikmati kehidupan barunya di lokasi tersebut. Saat ditanya tentang kuota transmigrasi 2025, Lusi mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari kementerian.
“Daerah hanya menerima program, sementara kuota dan kriteria ditentukan pusat,” jelasnya.
Namun, dia membuka peluang bahwa ke depan, tidak hanya keluarga kurang mampu yang bisa mengikuti program transmigrasi di Tuban ini.
“Bisa saja mahasiswa juga ikut, khususnya yang punya latar belakang pertanian atau perikanan. Mereka bisa mengembangkan hasil penelitian sekaligus diberi tempat tinggal dan lahan praktik,” jelas Lusi.
Dengan adanya peluang ini, program transmigrasi tidak hanya menjadi solusi pemerataan penduduk, tetapi juga menjadi ajang pemberdayaan sumber daya manusia berbasis keilmuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati







