• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PT Paragon Technology and Innovation dan Human Initiative saat mengunjungi 'markas' Komunitas Rajut Nenjap di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (8/10/2021). (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

PT Paragon Technology and Innovation dan Human Initiative saat mengunjungi 'markas' Komunitas Rajut Nenjap di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (8/10/2021). (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

PT Paragon dan Human Initiative Beri Dukungan untuk Komunitas Rajut Nenjap

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Selain memberikan bantuan terhadap korban bencana gempa bumi di Malang, PT Paragon Technology and Innovation dan Human Initiative (HI) juga memberikan bantuan kepada komunitas yang terdiri dari ibu-ibu di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Komunitas Rajut Nenjap namanya.

“Kalau Nenjap ini sudah terbentuk dari dulu (2015), dari awalnya satu orang jadi tiga orang hingga sekarang jadi 55 orang. Memang yang memprakarsai adalah Bu Luluk,” terang Langga Pratama CMKS selaku Manajer CSR Partnership Human Initiative Pusat saat mengunjungi Basecamp Komunitas Rajut Nenjap di Jalan Welirang No.56 Banurejo, Kepanjen pada Jumat (08/10/2021).

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Human Initiative juga melihat memang ada yang perlu dibantu agat komunitas ini bisa hidup. Lalu HI berinisiatif mengajukan proposal CSR kepada PLN Pusmanpro Surabaya dan jadilah sampai sekarang.

“Dan bantuan yang jalan sampai sekarang itu ada berupa modal usaha, pendampingan, dan studi banding ke Yogyakarta rencananya nanti, serta mengikuti pameran-pameran,” ungkapnya.

“Kalau kami harannya ini bisa go international, karena rajutan ini juga hasil karya seni yang mestinya bisa dihargai lebih baik. Dan mendapatkan penghargaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Harannya juga agar ibu-ibu tetap semangat berkarya,” tukasnya.

Perwakilan PT Paragon Technology and Innovation dan Human Initiative saat mengunjungi 'markas' Komunitas Rajut Nenjap di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (8/10/2021). (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Perwakilan PT Paragon Technology and Innovation dan Human Initiative saat mengunjungi ‘markas’ Komunitas Rajut Nenjap di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (8/10/2021). (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

PT Paragon Technology and Innovation yang juga concern terhadap pemberdayaan perempuan juga melihat ini sebagai sebuah peluang.

“Melihat semangat dari para ibu-ibu yang bermula dari hobi lalu mereka tekuni dan seriusi, dari awalnya yang belum tahu ini teknik apa sampai tahu teori dan praktiknya. Hingga mereka akhirnya bisa membuat sebuah produk yang kualitasnya bisa bersaing,” ucap Alvin Adam Arifin selaku Branch Controller PT Paragon Malang.

Oleh karena itu, PT Paragon Technology and Innovation berjanji akan memberikan support maksimal agar Komunitas Rajut Nenjap ini bisa berkembang.

“Seperti yang didiskusikan tadi bahwa ibu-ibu ini membutuhkan support di bagaimana memasarkannya. Saya melihatnya masih ada peluang untuk bisa dikembangkan,” tegasnya.

“Paragon akan memberikan support dari sisi eksposure, kita akan cari juga persamaan kegiatan yang ada di sini dan kegiatan yang sudah ada di Paragon. Kita akan berkolaborasi, sekiranya apa sih yang bisa kita lakukan bersama dan membantunya di komunitas ini Dan juga kegiatan yang sudah ada di Paragon sebelumnya. Kita bisa membuat beauty class dengan souvernir dari ibu-ibu,” tambahnya.

Terakhir Alvin berharap agar komunitas ini bisa terus hidup dan terjaga, karena ini bisa menjadi wadah untuk pemberdayaan perempuan.

“Harapannya agar komunitas ini jangan sampai berhenti, bahkan perlu oeran serta dari yang muda-muda dengan ide-ide segarnya dan penguasaan teknologinya. Sehingga hal-hal seperti ini lebih banyak orang yang tau, bisa lebih luas lagi sebarannya, dan lebih banyak menebar manfaat,” pungkasnya. (Ads)

Tags: Kabupaten MalangMalangPT Paragon
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Rumah duka Nurul Lutfi, sahabat karib Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Sahabat Karib di Malang Meninggal, Dr Aqua Dwipayana Berduka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID