MOJOKERTO, Tugujatim.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras membuat wilayah Tambakrejo, Gayaman, Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, terendam banjir pada Minggu sore (15/03/2026). Luapan banjir Mojokerto ini terjadi karena debit air Sungai Tambakrejo meningkat.
Dari informasi yang dihimpun, curah hujan yang melanda pada Minggu (15/03/2026) terbilang sedang hingga tinggi. Tanda-tanda hujan juga mulai terlihat sejak matahari tergelincir ke barat.
Baca Juga: 21 Titik Banjir Tersebar di Kota Malang, Jalan Suhat Masih Tergenang
Sementara itu, luberan air dari Sungai Tambakrejo terpantau merendam 4 RT atau sekira 125 rumah di Tambakrejo. Selain itu, air tidak hanya merendam permukiman warga, namun turut menutup akses jalan di lingkungan tersebut.
Sementara, tinggi banjir Mojokerto yang merendam permukiman warga terpantau antara 30-50 sentimeter. Sedangkan genangan banjir pada jalanan berkisar antara 100-120 sentimeter.
Data sementara yang dihimpun menyebutkan, sekira 125 rumah terendam banjir, sedangkan warga terdampak akibat banjir ini tembus hingga 300 jiwa.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim menyebutkan, pihak tim respons cepat telah menanggapi banjir ini.
“Sudah respons, pendataan untuk warga yang terdampak banjir juga kami lakukan,” tandasnya, Senin (16/03/2026).
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Tuban, Sejumlah Wilayah Tergenang Banjir Lumpur
Banjir Mojokerto ini sempat belum menyusut pada Minggu malam (15/03/2026). Rumah maupun jalanan masih terendam air akibat debit sungai yang masih tinggi. Beberapa warga juga terpaksa mengungsi sementara sambil menunggu banjir mereda.
Namun, pada Senin (16/03/2026) kondisi banjir perlahan menunjukkan penyusutan. Kondisi ini membuat perlahan-lahan mobilitas warga kembali normal.
“Menjelang waktu sahur mulai surut. Warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke rumah mereka masing-masing,” tandas Khakim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








