PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Perayaan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Probolinggo berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang panen cuan. Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Kraksaan ini menjadi pusat perhatian masyarakat sejak dibuka pada 17 hingga 26 April 2026.
Acara yang dimulai setiap pukul 16.00 WIB hingga selesai ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati area acara.
UMKM Lokal Jadi Daya Tarik Utama
Kehadiran bazar kuliner lokal dan pasar UMKM menjadi salah satu magnet utama dalam perayaan hari jadi Kabupaten Probolinggo. Beragam produk ditawarkan, mulai dari makanan khas, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya.
Para pelaku UMKM mengaku mendapatkan dampak positif dari kegiatan ini. Penjualan mengalami peningkatan signifikan seiring tingginya jumlah pengunjung yang datang. Tidak sedikit stan yang dipadati pembeli sejak sore hingga malam hari.
Salah satu pelaku UMKM yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, kegiatan ini sangat membantu meningkatkan omzet penjualan sekaligus memperluas jangkauan pasar.
“Alhamdulillah, di hari pertama penjualan kami lumayan ramai. Banyak pengunjung yang datang. Harapannya penjualan saya tambah ramai selama seminggu ke depan,” ujarnya.
Batik Lokal Ikut Unjuk Gigi
Peserta pameran dari sektor batik juga merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Salah satunya adalah Siti Aminah, pelaku usaha batik asal Probolinggo yang turut ambil bagian dalam pameran.

“Saya merasa ajang ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membuka peluang promosi yang lebih luas bagi batik lokal. Selama pameran ini, respons pengunjung sangat bagus. Banyak yang tertarik dengan motif batik khas Probolinggo, bahkan ada yang baru pertama kali tahu. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami untuk memperkenalkan batik lokal agar lebih dikenal dan diminati masyarakat,” kata Siti Aminah.
Menurut dia, keikutsertaan dalam pameran semacam ini menjadi kesempatan penting bagi pelaku usaha batik untuk terus berkembang di tengah persaingan pasar.
Rangkaian Acara Hiburan dan Budaya
Selain bazar UMKM, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan kegiatan budaya. Mulai dari live band, seni budaya, teatrikal drama Banger, hingga Probolinggo Jaman Konah turut memeriahkan suasana.

Tidak hanya itu, tersedia pula wahana permainan serta community fest yang melibatkan berbagai komunitas lokal. Kolaborasi ini menciptakan suasana yang hidup dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat.
Baca Juga: Geliat Kawasan Gladak Serang Bakal Titik 0 Km Baru Probolinggo
Dorong Kolaborasi dan Kemandirian Ekonomi
Mengusung tema “Sinergi Komunitas & Semangat Kolaborasi mewujudkan Kreativitas Lokal serta Kemandirian untuk Probolinggo SAE”, perayaan ini diharapkan mampu memperkuat peran UMKM sebagai pilar ekonomi daerah.
Seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga wadah kolaborasi antara komunitas, pelaku seni, dan pelaku usaha lokal. Hal ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Probolinggo.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat dan meningkatnya penjualan UMKM, perayaan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Probolinggo ini menjadi bukti bahwa sektor ekonomi lokal memiliki potensi besar untuk terus berkembang di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Umi Kulsum
Editor: Dwi Lindawati








