SURABAYA, Tugujatim.id – Pameran industri perdagangan, Pekan Raya Jatim (PRJ) resmi dibuka di Ballroom Grand City Surabaya, pada Sabtu (14/10/2023). Event PRJ Surabaya ini akan berlansung dari 14-22 Oktober 2023.
Director Marketing PT Jakarta International Expo, Mr Ralph Schrunemann mengatakan, penyelenggaraan PRJ Surabaya 2023 bukan hanya untuk turut merayakan HUT ke-78 Provinsi Jatim, tetapi juga membangkitkan semangat ekosistem industri ekonomi dan pariwisata di Jatim.
“Pada penyelanggaraan PRJ Surabaya 2023 ini kami selaku pihak penyelenggara mengajak para pelaku usaha ekonomi di tanah air untuk turut serta berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan kreativitas serta terus melakukan inovasi di bidang industri dan pemasaran,” katanya, pada Sabtu (14/10/2023).
Schrunemann mengatakan, event PRJ kali ini juga diharapkan menjadi tolok ukur untuk perkembangan industri meeting, insentif, content convention, dan exhibition, khususnya di Jatim.
“Ini dapat memacu semangat para pelaku usaha untuk terus bangkit dari waktu ke waktu, memamerkan produk-produk unggulannya serta menjadi bagian penting perkembangan sektor industri, termasuk perdagangan nasional,” ujarnya.
Total ada 170 stan pameran yang dihadirkan. Terdiri dari fashion, gadget, kosmetik, makanan, dan minuman. Sementara itu, 30 di antaranya merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jatim. Setiap stan juga akan menawarkan diskon-diskon menarik untuk para pengunjung. Tak lupa, konser musik yang dihadirkan setiap malamnya dinilai bisa menarik minat banyak pengunjung.
“Khusus tahun ini banyak sekali peserta yang hadir lebih banyak yang mendukung dari produk swasta. Kami harapakan tahun mendatang bisa bekerja sama ini dengan Pemprov jatim. Kita akan merangkul para UMKM untuk hadir sehingga acara HUT Jatim bisa lebih meriah lagi,” ujarnya.
Ia optimistis, PRJ 2023 yang bekerja sama dengan berbaik pihak mulai dari swasta, pemerintah, jajaran TNI, juga kepolisian bisa memajukan dan membangkitkan kembali roda perekonomian nasional, terlebih untuk Jatim. “Kerja kolektif seluruh stakeholder ekonomi adalah kunci bagi kita untuk terus maju bersama dengan kita dalam rangka membangkitkan kembali roda perekonomian nasional, secara khusus Jatim,” terangnya.
Terpisah, nama PRJ menjadi tanda tanya tersendiri di benak masyarakat. Pasalnya, istilah PRJ sama dengan Pekan Raya Jakarta, event pameran tahunan yang menjadi ikon Jakarta.
Schrunemann menjelaskan, pihaknya ingin membuktikan bahwa PRJ Surabaya tak kalah kualitasnya dengan PRJ Jakarta meskipun space lebih kecil. Namun, kedua acara ini masih berada dalam satu manajemen yang sama.
“Kita mau samakan branding itu supaya orang yakin bahwa penyelenggaraan di Surabaya itu kualitas dan lain-lain sesuai dengan Jakarta. Kita gak mau kalah. Harus bagus, kualitasnya sama di Jakarta meskipun lebih kecil. Kebetulan pemilik gedungnya sama, kita satu grup,” tandasnya.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti








