TUBAN, Tugujatim.id – Peringatan Hari Anak Nasional 2024, Sanggar Pemuda Bergerak mengajak ribuan anak-anak di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menarikan tarian tradisional jaranan. Tujuan acara jaranan massal ini untuk melestarikan seni budaya lokal sekaligus mengurangi ketergantungan anak-anak pada gadget.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh anak-anak dari taman kanak-kanak dan sekolah dasar di Kecamatan Plumpang. Mereka tampak antusias dan gembira mengikuti setiap rangkaian acara.
Sebelum memulai tari jaranan massal, anak-anak terlebih dahulu diberikan materi mengenai seni ini. Mereka kemudian dibagi dalam kelompok kecil yang terdiri dari 6-7 anak untuk mewarnai miniatur kuda jaranan.

Setelah sesi mewarnai, ribuan peserta diajak berlatih gerakan dasar tarian jaranan. Anak-anak dengan semangat mempraktikkan ilmu yang mereka dapat dengan menari bersama-sama secara massal.
Sherly, seorang siswa sekolah dasar yang mengikuti kegiatan ini mengungkapkan kegembiraannya.
“Ini lagi memperingati Hari Anak Nasional, menari jaranan secara massal. Baru kali pertama, senang banget semoga ke depannya bisa diperbaiki lagi dan lebih baik,” tuturnya.
Pendiri Sanggar Pemuda Bergerak Bambang Budiono menjelaskan, festival ini bertujuan untuk mengenalkan kembali permainan dan tarian tradisional kepada anak-anak di era digital ini. Menurut dia, banyak anak yang sudah tidak mengenal permainan tradisional.

“Ini festival jaranan Nusantara dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2024. Sekarang ini kan banyak yang resah karena anak-anak tidak kenal permainan tradisional. Jadi, kami coba mengenalkan kembali. Awalnya yang daftar ada 1.000 anak, tetapi kenyataannya tadi hampir 1.300 anak yang ikut,” jelas Bambang.
Melalui kegiatan ini, harapannya anak-anak dapat lebih mengenal dan mencintai tradisi serta budaya lokal mengurangi ketergantungan pada perangkat digital, dan menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap kesenian bangsanya.
“Tarian jaranan massal ini digelar agar anak-anak mengenal tradisi lokal dan tidak terus-menerus bermain handphone. Dengan begitu, mereka bisa mencintai kesenian bangsa kita,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








