• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
RISE 2025.

CEO NSEI ParagonCorp Salman Subakat menyampaikan materi dalam RISE 2025. (Foto: dok. Istimewa)

RISE 2025 Dorong Ribuan Pelajar Jadi Pemimpin Berempati

Dwi Linda by Dwi Linda
11 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam sebuah forum kepemudaan bertajuk RISE 2025. Mereka datang bukan untuk sekadar pintar bicara, tapi untuk belajar jadi pemimpin yang punya empati dan karakter kuat.

RISE 2025 digelar secara hybrid di Paragon Community Hub, Jakarta, Sabtu (26/07/2025). Kegiatan ini diikuti lebih dari 700 pelajar tingkat SMP hingga SMA/SMK/MA. Forum ini menjadi ajang bertukar pengalaman sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa kepemimpinan masa kini tidak cukup hanya bermodal kecerdasan.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Baca Juga: Kisah Pendiri Wardah “Mengusahakan Pertolongan Ilahi” Tayang di YouTube

RISE sendiri merupakan singkatan dari Reconnect Internally & Share the Empathy. Acara ini diinisiasi oleh Forum OSIS Nasional (FON), Ruber Academy, dan ParagonCorp. Lewat forum ini, para peserta diajak melihat kepemimpinan dari sisi yang lebih dalam: mulai dari mengenal diri sendiri, berani berbagi rasa, sampai melawan budaya perundungan yang masih marak di sekolah.

CEO NSEI ParagonCorp Salman Subakat menyampaikan bahwa kepemimpinan yang berdampak lahir dari dalam diri. ParagonCorp mengedepankan lima prinsip hidup dalam kepemimpinan, mulai dari nilai religius, empati, sikap rendah hati, ketangguhan, hingga kreativitas dalam berinovasi.

“Teknis itu bisa dipelajari. Tapi karakter dan empati itu butuh proses dari dalam. Kami ingin anak-anak muda jadi pemimpin yang bukan cuma pintar, tapi juga peduli dan bisa jadi tempat aman bagi orang lain,” jelas Salman di hadapan peserta.

Mirror Talk Hadirkan Narsum Muda Berbakat

Salah satu sesi yang paling menyentuh adalah “Mirror Talk”. Sesi ini menghadirkan tiga narasumber muda, yakni Hazrat Ayesha Radheya dari ParagonCorp, Alfin Dwi N dari Kemenpora RI, dan Azzahra Putri Santi, mahasiswa berprestasi IPB.

Mereka berbagi soal pentingnya self-awareness dan self-empathy. Bahwa sebelum mampu memahami orang lain, seseorang harus lebih dulu berdamai dan peduli pada dirinya sendiri.

Selain itu, peserta juga diajak menonton film pendek “Mengusahakan Pertolongan Ilahi”, yang mengangkat kisah hidup Nurhayati Subakat—pendiri ParagonCorp dan sosok di balik kesuksesan Wardah. Film ini mengajak peserta merenungi kekuatan doa, kerja keras, dan makna menyerahkan segala proses kepada Tuhan.

Menurut Hazrat Ayesha, RISE 2025 adalah bagian dari gerakan besar ParagonCorp yang dikenal dengan semangat #ParaGoNation. Perusahaan ini sejak awal memang menaruh perhatian pada pembentukan karakter anak muda.

“Kami percaya perubahan itu dimulai dari anak muda yang kenal potensi dan nilainya. Melalui RISE, kami ingin semangat itu menular ke banyak sekolah dan komunitas,” tuturnya.

RISE 2025 bukan sekadar forum. Ini menjadi ruang bertumbuh bagi generasi muda Indonesia—agar kelak, ketika memimpin, mereka tak hanya kuat secara ide, tapi juga lembut dalam hati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Jakarta hari iniJakartaJakarta hari iniPeserta RISE 2025Reconnect Internally & Share the Empathy
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Distribusi BBM

Distribusi BBM ke Jember Terganggu Akibat Kemacetan Ketapang dan Jalur Gumitir

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID