MOJOKERTO, Tugujatim.id – Rumah di Kota Mojokerto hangus dilahap api pada Rabu (5/6/2024). Jilatan api yang bermula dari rumah milik Sundoro menyambar area teras rumah warga lain, Mistiani.
“Kaget kok tiba-tiba ada api. Terdengar ada dua kali ledakan gitu. Anak-anak kami pas kerja semuanya, lah kami sedang sendirian di rumah pas kejadian,” ujar Mistiani di lokasi, Desa Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto kepada wartawan, Rabu (5/6/2024).
Area teras rumah Mistiani berhadapan dengan jarak sekitar 4 meter dari rumah milik Sundoro. Tak pelak, kobaran api membuat teras rumah Mistiani ikut ambruk.
“Apinya besar sekali tadi. Teras kami ikut rusak parah, ambruk. Kebetulan ini area padat penduduk, pemukiman warga sekitar,” lanjut Mistiani.
Saat percikan api mulai membesar, warga yang melihat kepulan asap lantas berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, saat proses pemadaman, pemilik rumah yang diduga mengalami gangguan jiwa menolak dipadamkan.
“Rumah yang terjadi kebakaran awal itu ada dua penghuni, ayah dan anaknya. Sama-sama gangguan jiwa. Tadi awal evakuasi juga menolak, gak mau keluar. Karena dipaksa warga, akhirnya mau keluar mengungsi ke tempat lain yang lebih aman,” imbuh Sofyan, keponakan Mistiani, dalam kesempatan terpisah.
Hasil asesmen petugas pemadam kebakaran (damkar) yang terjun ke lokasi menyatakan kebakaran rumah tersebut diduga keras berasal dari korsleting listrik. Pasalnya area dapur yang berada di belakang rumah tak terbakar seluruhnya.
Saat proses pemadaman, dua unit mobil damkar terjun dan dibantu sejumlah relawan. Sekira satu jam lebih, api dapat dinyatakan padam dan berlanjut dengan proses pembasahan.
“Terbakar sangat parah ada di area depan rumah, dugaan listrik mengalami korsleting. Banyak bahan yang mudah terbakar berada di area depan rumah, buku-buku juga banyak ada di depan (rumah) jadi nyala api cepat membesar,” terang Sekretaris Satpol PP Kota Mojokerto Ganesh Kresnawa di lokasi, Rabu (5/6/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








