• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Midun.

Miftahuddin Ramli, pesepeda asal Kota Batu, Jawa Timur, berhasil kayuh sepeda yang dimodifikasi dengan membawa keranda mayat bertuliskan "Justice for Kanjuruhan" ke Jakarta sampai di Stadion GBK, Senin (14/08/2023). (Foto: tangkapan layar video)

11 Hari Kayuh Sepeda ke Jakarta, Midun Sujud Syukur Suarakan Tragedi Kanjuruhan, Ditolak Petugas Masuk Stadion GBK

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Warga Kota Batu Miftahuddin Ramli atau akrab dipanggil Midun, 53, yang melakukan misi kemanusiaan atas meninggalnya 135 nyawa suporter dalam Tragedi Kanjuruhan dengan bersepeda akhirnya tiba di Jakarta. Dia tiba di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senin (14/08/2023), usai mengayuh sepeda selama 11 hari.

Usai tiba di stadion utama Senayan, Jakarta, Midun langsung menangis dan melakukan sujud syukur. Aksinya ini dilakukan dengan bersepeda ke Jakarta melalui jalur Pantura atau pantai utara. Dia menyusuri jalur utara dengan mengunjungi berbagai stadion untuk menyuarakan keadilan atas meninggalnya 135 nyawa suporter Aremania.

You might also like

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM
Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

17/07/2026 2:45 PM

“Saya juga gak mungkin kuat sampai sini, kekuatan saya didoakan oleh mereka, keluarga korban yang sampai sekarang masih berjuang,” ungkap Midun, Senin (14/08/2023).

Dia mengayuh sepeda yang sudah dimodifikasi dengan membawa keranda bertuliskan “Justice for Kanjuruhan” itu mulai dari Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sidoarjo, Surabaya, Cirebon, Indramayu, hingga Bulungan, seluruh suporter gabungan tanpa sekat mengawal perjalanan Midun secara estafet dari kota ke kota.

Meski sudah sampai di Jakarta, sayangnya Midun tidak bisa masuk ke dalam stadion terbesar di Indonesia ini. Sempat beberapa suporter membantu bernegosiasi dengan petugas keamanan di Stadion GBK agar Midun bisa masuk ke kawasan stadion dengan membawa sepeda. Tapi, tampaknya negosiasi itu gagal.

Petugas keamanan Stadion GBK, hanya memperbolehkan Midun saja tanpa sepeda modifikasinya.

“Karena ini pusatnya untuk olahraga ya, saya sudah sampai sini ternyata mereka tidak membolehkan untuk masuk. Bukan kehendak petugas yang ada di situ. Saya paham. Terpenting, saya sudah menjalankan nazar saya sampai sini,” bebernya.

Sejumlah suporter yang datang langsung memberi dukungan hanya bisa memeluk Midun dan memberi kekuatan di depan Stadion GBK.

“Pintu ini kuat, gak bisa dimasuki, gak seperti pintu stadion lainnya. Kalau saya suruh masuk sendiri ngapain, yang penting itu ya sepedanya,” keluhnya.

Usai bersujud di kawasan Stadion GBK, Midun kemudian meminta maaf kepada seluruh suporter, keluarga korban Kanjuruhan, dan seluruh arek Malang karena tidak bisa mencapai titik terakhir, yakni area dalam Stadion GBK.

“Saya minta maaf kepada semuanya dan matur nuwun (terima kasih) kepada keluarga korban, arek-arek Malang, suporter seluruh Indonesia yang sudah mendukung saya dalam doa. Terpenting, saya sudah menjalankan nazar meski hanya sampai depan gerbang saja,” tambahnya.

Setelah mencapai garis finish, Midun yang juga seorang ASN Pemkot Batu ini memutuskan untuk beristirahat di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan.

“Saya bukan siapa-siapa, saya gak punya apa-apa. Yang hebat mereka, kalian semua yang mendoakan saya kuat sampai sini,” ujar Midun.

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aksi ASN Kota Batu MidunAksi MidunAksi solidaritas korban tragedi KanjuruhanBerita Jakarta hari iniBerita Keluarga Korban Tragedi KanjuruhanBerita korban tragedi KanjuruhanJakarta hari iniMiftahuddin Ramlitragedi kanjuruhan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Warna Pakaian

Cara Memilih Warna Pakaian sesuai Warna Kulit agar Penampilan Lebih Menarik

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 5:30 PM
0

Tugujatim.id – Warna pakaian sering jadi penyebab munculnya pertanyaan, "Kok bajunya bagus di orang lain, tapi pas aku pakai malah...

Next Post
Puguh Wiji Pamungkas.

Peringati Hari Pramuka Ke-62, Puguh Wiji Pamungkas Apresiasi Siswa Sunan Ampel Berjiwa Pengusaha

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID