MOJOKERTO, Tugujatim.id – Satgas KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) Nasional kunjungan kerja ke Mojokerto. Kunjungan ke Kembangbelor, Pacet dan Ketapanrame, Trawas ini dilakukan untuk merumuskan pengembangan strategis, termasuk branding seturut dengan perkembangan signifikan pembentukan KDMP di dua wilayah tersebut.
Selain itu, kunjungan ini sekaligus menjadi tindak lanjut kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Pangan beberapa waktu lalu di Mojokerto.
Kepala Desa Kembangbelor, Mukhtar Efendi, menjelaskan geliat ekonomi di desanya. Koperasi desa ini beranggota 1.283 orang. Tak hanya itu, koperasi tersebut juga mempunyai 2 destinasi wisata andalan, yakni Bernah de Vallei dan Kedung Klurak.
“Kedua obyek wisata itu lahir melalui kontribusi warga sebesar Rp1 juta dan telah rutin menghasilkan profit untuk anggota sekitar Rp900.000 setiap semester,” ujarnya.
Dari sisi lokasi, Desa Kembangbelor dekat dengan Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang mempunyai ribuan santri. Selain itu, setiap bulan tak kurang 45.000 pengunjung berwisata di 2 obyek wisata andalan desa ini
“Potensi itu diharapkan bisa mendongkrak potensi koperasi untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti migas, urusan logistik hingga pertanian,” tandas Mukhtar.
Terpisah, Staf Ahli Menko Pangan sekaligus perwakilan Satgas Nasional KDMP Sugeng Santoso, mengakui potensi ekonomi kreatif di Kembangbelor.
“KDMP tidak hanya tentang produk makanan dan minuman. Bisa juga melayani merchandise khas pesantren,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mojokerto, Abdullah Muhtar, melaporkan bahwa 299 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Mojokerto telah membentuk KDMP.
KDMP tersebut juga telah memiliki sederet dokumen pendukung seperti dokumen badan hukum, akta pengesahan Kemenkum, Nomor Induk Koperasi atau NIK, NPWP, Nomor Induk Berusaha, serta sudah 95% KDMP di Mojokerto membuka rekening di Bank BRI.
“Pembiayaan diambil dari APBD, itu sebagai dukungan pemerintah daerah untuk KDMP,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








