TUBAN, Tugujatim.id – Satpol PP Tuban mengintensifkan razia hotel dan peredaran miras pasca kasus viral penggerebekan perselingkuhan antara pegawai BUMN dan ASN asal Tulungagung.
Petugas menggelar razia ke sejumlah hotel sekaligus menertibkan peredaran minuman keras (Miras) oplosan di wilayah Tuban. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terulang, terlebih menjelang momentum Ramadan.
Rabu (25/02/2026) malam, petugas menyisir sejumlah penginapan. Salah satu yang didatangi adalah hotel yang sebelumnya menjadi lokasi jalinan terlarang kedua oknum tersebut.
Petugas memberikan peringatan kepada pengelola hotel agar lebih selektif dalam menerima tamu, khususnya pasangan lawan jenis.

Petugas menekankan agar pihak hotel tidak sembarangan mengizinkan pria dan wanita menginap dalam satu kamar tanpa bukti surat nikah yang sah. Langkah ini diharapkan menjadi upaya preventif untuk menekan potensi pelanggaran asusila.
Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-Undangan Daerah (PPUD), Satpol PP dan Damkar Tuban Siswanto, mengatakan, pihaknya sengaja turun untuk mengingatkan pengelola penginapan agar lebih waspada.
“Kami memberikan imbauan tegas kepada pihak hotel supaya lebih selektif menerima tamu, terutama pasangan lawan jenis. Jangan sampai kejadian serupa terulang,” ujarnya.
Remaja Pesta Miras di Sekitar Stadion Lokajaya
Usai dari perhotelan, razia dilanjutkan ke sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi peredaran miras. Penyisiran dilakukan di wilayah Kecamatan Jenu dan Kota Tuban.
Di kawasan sekitar Stadion Lokajaya, petugas mendapati sekelompok remaja yang tengah pesta miras oplosan jenis esmoni. Ironisnya, sebagian dari mereka masih berusia di bawah 20 tahun.
Petugas langsung mengamankan barang bukti berupa minuman oplosan tersebut. Para remaja kemudian dibubarkan dan diminta pulang ke rumah masing-masing.
Siswanto menegaskan, operasi ini juga menyasar peredaran miras oplosan yang dinilai berbahaya bagi masyarakat.
“Kami temukan anak-anak muda mengonsumsi miras oplosan jenis esmoni. Seluruh barang bukti langsung kami sita dan mereka kami bubarkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, razia akan terus digelar secara berkala, khususnya selama bulan Ramadan, untuk menjaga ketertiban umum di wilayah Tuban.
“Ke depan kegiatan seperti ini akan terus kami intensifkan guna meminimalisir pelanggaran asusila maupun penyalahgunaan minuman keras,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Repoter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








