• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
hari penyiaran nasional tugu jatim

Ilustrasi penyiaran radio. Foto: unsplash

Sejarah Hari Penyiaran Nasional yang Diperingati Tiap 1 April

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Hari Penyiaran Nasional atau disingkat Harsiarnas diperingati setiap tanggal 1 April. Peringatan tersebut merupakan wujud apresiasi dan dukungan terhadap penyiaran di Indonesia.

Dikutip dari laman Kominfo RI, sejarah awal mula penyiaran di Indonesia masih simpang siur, tergantung dari mana sumber yang didapatkan. Tapi secara kronologis, teknologi penyiaran radio pertama kali masuk ke Indonesia adalah radio swasta milik Belanda yang lahir pada 1925 bernama Bataviasche Radio Vereeniging (BRV). Radio tersebut bisa dikatakan sebagai radio siaran yang pertama kali mengudara di Indonesia.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM

Tak hanya itu, terdapat Radio Malabar di Bandung yang menjadi radio komunikasi milik Belanda.

Pergumulan masyarakat Indonesia dengan penyiaran radio berawal ketika Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Sri Mangkoenegoro VII menerima hadiah dari seorang Belanda berupa pesawat radio penerima (receiver) pada 1927.

Pesawat radio tersebut kemudian diserahkan kepada RM Ir Sarsito Mangunkusumo yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Praja Mangkoenegaran.

Kemudian pada 31 Maret 1927, pesawat radio itu pertama kali digunakan oleh KGPAA Sri Mangkoenegoro VII beserta Permaisuri Gusti Ratu Timoer untuk mendengarkan siaran langsung pidato Ratu Wilhelmina dari Kota Eindhoven, Belanda.

Kemudian pada 1 April 1933 berdiri sebuah lembaga penyiaran radio pertama milik Indonesia di Kota Solo bernama Solosche Radio Vereeniging (SRV).

Lalu pada 28 Maret 1937 tercetus organisasi bernama Perikatan Perkumpulan Radio Ketimuran (PPRK). Organisasi tersebut merupakan asosiasi penyiaran nasional pertama di Indonesia.

Setelah delapan tahun berlalu, yakni pada 11 September 1945, bangsa Indonesia berhasil mendirikan Radio Republik Indonesia (RRI).

Peringatan Harsiarnas sendiri juga tidak bisa lepas dari Deklarasi Harsiarnas yang pertama kali dilakukan pada 1 April 2009 di Kota Solo.

Deklarasi yang diprakarsasi oleh Hari Wiryawan itu menyampaikan dua usulan, yaitu penetapan 1 April sebagai Harsiarnas dan penetapan KGPAA Sri Mangkoenegoro VII sebagai Bapak Penyiaran Indonesia atas jasanya merintis jaringan penyiaran radio ketimuran.

Sepuluh tahun berselang pasca Deklarasi Harsiarnas pertama, pada 29 Maret 2019, Presiden RI, Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Hari Penyiaran Nasional.

Dengan pertimbangan bahwa pada 1 April 1933 di Kota Solo, telah didirikan Lembaga Penyiaran Radio pertama milik bangsa Indonesia yaitu SRV yang diprakasai oleh KGPAA Sri Mangkunegoro VII, serta adanya Deklarasi Hari Penyiaran Nasional pada 2009 dan 2010 oleh masyarakat penyiaran di Kota Solo, maka pemerintah menetapkan 1 April sebagai Hari Penyiaran Nasional.

Tags: hari penyiaranhari penyiaran nasionalsejarah hari penyiaran nasional
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Next Post
jigang ramadan tugu jatim

Jigang Ramadan, Pesantren Ramadan ala Lesbumi NU Kota Malang Dibuka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID