• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi kesenian Ludruk.

Ilustrasi kesenian Ludruk. (Foto: Pinterest)

Sejarah Ludruk, Teater Rakyat Asli Jawa Timur yang Tak Pernah Luruh di Hati Penggemarnya

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in Entertainment
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Maraknya tontonan moderen hari ini tak membuat Ludruk, teater rakyat asal Jawa Timur, luruh di hati para penggemarnya. Masyarakat masih ada memilih kesenian ini sebagai hiburannya ketimbang film atau sinema kontemporer yang dikemas dengan visualisasi digital yang canggih. Ludruk hari ini masih menjadi tontonan warga Jawa Timur terutama sekitar Malang, Surabaya dan Mojokerto.

Ludruk sebagai sebuah seni pertunjukkan biasanya menampilkan budaya serta kehidupan keseharian masyarakat, karenanya disebut juga teater rakyat. Shownya, diawali dengan pertunjukan komedi dan dilanjutkan oleh kisah-kisah tertentu yang umumnya kisah kerajaan.

You might also like

Indonesian Idol

Result & Reunion Show Indonesian Idol XIV Jadi Penentuan Celyna Grace dan Niki Becker

25/05/2026 3:34 PM
Grand Final Indonesian Idol XIV

Celyna Grace Tantang Niki Becker di Grand Final Indonesian Idol XIV, Siapa Jadi Juara?

18/05/2026 11:40 AM

Kesenian ini memiliki sejarah yang panjang tak hanya sebagai media hiburan tetapi juga penguat nasionalisme. Menurut James L Peacock dalam tulisannya Modernisasi: Aspek Sosial & Simbolik Teater Rakyat Indonesia, Ludruk sudah dikenal sejak abad ke 12 di nusantara.

Saat itu namanya Ludruk Bandhan, sejenis pameran kekuatan dan kekebalan yang bersifat magis. Pemeran ini menitikberatkan pada kekuatan batin. Kemudian, Ludruk Bandhan berkembang menjadi Lerok Pak Santik selama abad ke 17 sampai 18.

Kata Lerok sendiri tak lepas dari pengaruh Pak Santik, seorang petani dari Jombang, Jawa Timur, yang memperbaharui kesenian Ludruk. Kata itu berasal dari kata “Lira” yaitu alat musik petik seperti kecapi karena selalu digunakan saat pertunjukkan berlangsung.

Dalam pertunjukannya, Pak Santik menampilkan sebuah guyonan yang identik dengan lawakan slap stick atau biasa disebut lawak kasar. Dia mahir menari (ngremo) sembari berbicara sendiri mengungkapkan isi hatinya (kidungan).

Hentakan kakinya yang berbunyi gedrak-gedruk itu yang konon menjadi awal istilah ‘Ludruk’. Namun, seiring sejalannya waktu pada tahun 1920an, banyak konsep yang berubah salah satunya adalah Ludruk yang mulai ke permainan kata-kata serta sindiran sosial-politik.

Semua perubahan itu, tak lepas dari Cak Durasim, seorang seniman Ludruk yang legendaris. Dia adalah pemimpin kelompok Ludruk Genteng. Di masanya, ide-ide nasionalisme dan pahlawan adalah ciri khas untuk memotivasi rakyat yang pada saat itu sedang dalam masa sulit.

Namun, sebagai akibatnya, menurut satu cerita, dia disiksa oleh tentara Jepang dan kemudian meninggal dunia pada tahun 1944. Kesenian Ludruk sempat redup dalam beberapa dekade, tetapi berhasil bercahaya berkat beberapa seniman yang muncul ke permukaan, salah satunya adalah Kartolo Cs.

Disebutkan dalam jurnal Fuji Rahayu dalam penelitiannya yang berjudul Perkembangan Seni Pertunjukan Ludruk di Surabaya tahun 1980 -1995: Tinjauan Historis Grup Kartolo CS), Kartolo dan kawan-kawannya menampilkan sebuah lawakan yang unik dan berbeda. Pada dasarnya Ludruk yang dulu tidak sesuai dengan masa sekarang. Namun demikian, tetap saja Ludruk menjadi hiburan yang tetap dimininati oleh penggermarnya.

Tercatat, Ludruk berkembang di Surabaya, Malang, dan Mojokerto sehingga kesenian ini bisa disebut sebagai ikon dari Jawa Timur itu sendiri.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Jawa TimurKartolo CsKesenian Jawa TimurLudrukSejarah LudrukTeater Rakyat
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Indonesian Idol

Result & Reunion Show Indonesian Idol XIV Jadi Penentuan Celyna Grace dan Niki Becker

by Mochamad Abdurrochim
25/05/2026 3:34 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Ajang pencarian bakat Indonesian Idol Season XIV akhirnya memasuki malam paling dinantikan. Setelah melalui perjalanan panjang penuh...

Grand Final Indonesian Idol XIV

Celyna Grace Tantang Niki Becker di Grand Final Indonesian Idol XIV, Siapa Jadi Juara?

by Mochamad Abdurrochim
18/05/2026 11:40 AM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Babak penentuan Grand Final Indonesian Idol XIV akhirnya tiba. Dua peserta tersisa, Celyna Grace dan Niki Becker,...

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Diserbu Penonton, Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Putar Lebih Awal di 40 Kota

by Mochamad Abdurrochim
11/05/2026 12:16 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan diserbu penonton saat program persembahan awal atau “Nonton Duluan”...

CHNCE.

Boygroup CHNCE Beri Warna Baru Pop Indonesia lewat “Lama Lama Gila”, Ini Dia 4 Musisi Muda Eks UN1TY 

by Dwi Linda
06/05/2026 1:28 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Boygroup CHNCE siap meramaikan industri musik Indonesia melalui perilisan mini album bertajuk “Lama Lama Gila” yang akan...

Next Post
Kecerdasan janin.(Foto: Pexels/Tugu Jatim)

3 Tips Meningkatkan Kecerdasan Janin 

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID