MALANG, Tugujatim.id – Ribuan orang dari berbagai daerah datang dan kompak mengenakan baju merah untuk memeriahkan perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Kwan Im, Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Cap Go Meh merupakan rangkaian akhir dari perayaan Imlek atau Tahun Baru Cina. Cap Go Meh jatuh pada hari ke-15 bulan pertama penanggalan Cina, yang pada tahun ini jatuh pada Minggu (5/2/2023).
Di Kelenteng Kwan Im, rangkaian acara perayaan Cap Go Meh dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB.
Acara yang digelar di antaranya adalah zumba bersama, jalan sehat, lomba hulahop berhadiah angpau, pertunjukan drum band dari grup seniman asal Gunung Kawi bernama Zakaria Rebond, serta pertunjukan leang leong dari Kostrad Yonarhanud 2.

Tak ketinggalan, sebanyak seribu piring lontong Cap Go Meh dibagikan gratis pada pengunjung. Antusias masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi. Seribu piring lontong Cap Go Meh yang dihidangkan ludes. Bahkan ada banyak pengunjung yang masuk ke dapur untuk mencicipi hidangan khas Cap Go Meh ini.
“Antusias pengunjung luar biasa. Justru yang daftar itu dari luar dugaan kami. Kami siap itu untuk seribu peserta. Informasinya tadi ada 1.400 orang yang datang,” ujar R Roro Yuswarini, salah satu anggota keluarga Yayasan Ngesti Gondo. Yayasan Ngesti Gondo sendiri merupakan pengelola Kelenteng Kwan Im dan Pesarean Gunung Kawi.
Yayasan Ngesti Gondo menggelar perayaan Cap Go Meh ini untuk pertama kalinya. “Ini baru tahun pertama kami melaksanakan. Awalnya nggak kepikir. Sekarang ini, kami harus berbuat sesuatu (untuk mengangkat pariwisata). Salah satunya kami memanfaatkan momen (Cap Go Meh) ini,” jelas perempuan yang akrab dipanggil Ririn itu.
Kegiatan itu tak digelar eksklusif oleh Yayasan Ngesti Gondo, tetapi juga melibatkan masyarakat lokal. “Masyarakat lokal ini kerja sama, kami bekerja bersama-sama. Semua panitia pelaksana ya masyarakat di sini secara sukarela,” pungkasnya.








