• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Erupsi Gunung Semeru.

Ilustrasi Gunung Semeru. (Foto: Fahmi Irmanto/Magang)

Simak! Catatan Sejarah Erupsi Gunung Semeru hingga Status Siaga 2025

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

LUMAJANG, Tugujatim.id – Gunung Semeru atau Mahameru, gunung tertinggi di Pulau Jawa, menjadi salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Aktivitas vulkaniknya telah terekam sejak awal abad ke-19 dan terus berlanjut hingga kini. Catatan panjang ini menunjukkan bahwa erupsi Gunung Semeru memiliki siklus yang berulang dan berdampak pada wilayah sekitar, terutama di Kabupaten Lumajang.

Catatan Letusan Semeru: 1818–1913

Melansir dari bnpb.go.id, catatan letusan yang terekam pada 1818 hingga 1913 tidak banyak informasi yang terdokumentasikan. Minimnya teknologi pemantauan kala itu membuat detail aktivitas erupsi Gunung Semeru pada periode tersebut tidak tercatat dengan lengkap.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Baca Juga: Seluruh Aktivitas Pendakian Gunung Semeru Dihentikan

Erupsi Panjang 1941–1942: Leleran Lava Capai Lereng Timur

Pada periode 21 September 1941 hingga Februari 1942, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat adanya leleran lava menuju lereng timur Semeru pada ketinggian 1.400 hingga 1.775 meter. Material vulkanik bahkan menimbun pos pengairan Bantengan.

Letusan Beruntun 1945–1960

Aktivitas vulkanik terus terjadi pada:

1945, 1946, 1947, 1950, 1951, 1952, 1953, 1954, 1955–1957, 1958, 1959, hingga 1960. Rentetan aktivitas ini memperlihatkan bagaimana Semeru terus melepaskan energi magma secara berkala dari dekade ke dekade.

Erupsi 1977: Awan Panas Luncur 10 Km

Pada 1 Desember 1977, guguran lava memicu awan panas guguran (APG) sejauh 10 km ke arah Besuk Kembar. Volume endapan material mencapai 6,4 juta meter kubik. Awan panas juga menghantam wilayah Besuk Kobokan, merusak sawah, jembatan, hingga rumah warga. Aktivitas vulkanik masih berlanjut pada periode 1978–1989.

Aktivitas Era 1990–2008: Guguran Awan Panas dan Erupsi Berulang

PVMBG mencatat aktivitas vulkanik Semeru pada 1990, 1992, 1994, 2002, 2004, 2005, 2007, hingga 2008. Pada 2008, dalam periode 15–22 Mei, terjadi beberapa erupsi signifikan. Pada 22 Mei 2008, teramati empat kali awan panas guguran dengan jarak luncur hingga 2.500 meter menuju Besuk Kobokan.

Karakter Letusan Semeru: Vulkanian dan Strombolian

Aktivitas Semeru bersumber dari kawah Jonggring Seloko di sisi tenggara puncak Mahameru. Karakter letusannya terdiri dari:

  • Vulkanian: letusan eksplosif yang dapat menghancurkan kubah dan lidah lava sebelumnya.
  • Strombolian: pembentukan kawah dan lidah lava baru dengan erupsi berulang dalam waktu singkat.

Menurut PVMBG, letusan Semeru terjadi 3–4 kali setiap jam, menandai intensitas aktivitas yang tinggi.

Aktivitas Terbaru 2025: Status Naik ke Level III (Siaga)

Terbaru, aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur melaporkan terjadinya awan panas guguran (APG) pada Rabu (19/11/2025) pukul 14.13 WIB.

Tidak lama kemudian, pada pukul 16.00 WIB, tingkat aktivitas Semeru resmi dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan tim lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat serta memantau perkembangan aktivitas gunung.

Sebagai langkah kewaspadaan, akses Jembatan Gladak Perak ditutup sementara mengingat potensi bahaya di jalur aliran awan panas dan material vulkanik.

Dengan riwayat erupsi Gunung Semeru yang berulang sejak 1818 hingga lonjakan aktivitas terbaru pada 2025, gunung ini tetap menjadi gunung api yang harus diwaspadai. Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Besuk Kobokan, Besuk Kembar, dan wilayah rawan lainnya diimbau untuk selalu mengikuti arahan resmi dari PVMBG, BPBD, dan pemerintah setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Abu Vulkanik SemeruBerita aktivitas Gunung SemeruBerita erupsi Gunung SemeruBerita Kabupaten Lumajang hari iniKabupaten Lumajang hari iniLumajang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Jalur Piket Nol.

Jalur Piket Nol Lumajang Ditutup, Arus Lalu Lintas Dialihkan Pasca Erupsi Gunung Semeru

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID