SITUBONDO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Situbondo bersiap menjadi daerah yang ‘business friendly'” untuk menyambut masuknya investasi baik dalam maupun luar negeri.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menjelaskan, daerahnya memiliki potensi besar di sektor 4T yang meliputi pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata.
“Peluangnya banyak sekali mulai dari 4T ya, pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Rio itu di acara Situbondo Investor Day 2025 pada Kamis (28/8/2028).
Khusus untuk sektor pariwisata, potensi resort dan hotel menjadi sorotan utama investor. Selain itu, jalur transformasi wisata menuju Bali Barat juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penanam modal.
Yang menarik, Situbondo ternyata memiliki hampir semua komoditas strategis global yang disebutkan dalam agenda pemerintahan nasional. “Perikanan, mangga, kopi, kita punya semuanya. Ya, tebu bahkan. Nah, itu kita punya semuanya,” kata Mas Rio.
Namun, Bupati juga mengakui adanya paradoks. “Kenapa kita tidak maju? Kenapa kemiskinan masih banyak? Itu pertanyaan saya,” ungkapnya reflektif.
Menurut Rio, komunikasi dengan berbagai investor sudah mulai intensif dilakukan. Mayoritas investor yang menunjukkan minat berasal dari luar daerah, meski investor lokal juga mulai tumbuh, seperti industri rokok yang memanfaatkan potensi tembakau daerah.
Bahkan, Rio mengungkapkan ada investor dari China yang berminat membangun pabrik rokok di Situbondo. “Semalam ada dari China, dia mau bikin pabrik rokok dan saya silakan bikin pabrik rokok,” katanya.
Ia menargetkan di tahun 2026 mendatang, ada investor dari luar negeri yang masuk ke Situbondo. “Mudah-mudahan next year kita bisa datang dari luar negeri juga ya, yang bisa invest,” harapnya optimis.
Untuk memperluas jangkauan, Mas Rio bahkan berencana menggelar sesi kedua acara promosi investasi di Jakarta tahun depan. Salah satu terobosan yang ditawarkan Situbondo adalah kemudahan perizinan. Rio menjanjikan revolusi birokrasi total.
“Duduk saja di pendopo atau di kantor dinas, izin dikeluarkan. Dan nggak ada kutip-kutipan duitnya,” tegasnya.
Sistem lama di mana investor harus keliling mencari izin kini dibalik. “Kalau dulu investor yang keliling cari izin, sekarang dinas-dinas yang harusnya sudah keliling untuk cari izin,” jelasnya.
Rio meyakini langkah Situbondo ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya fokus pada biodiversity, pertanian, ekonomi biru dan hijau. “Makanya kemudian kita juga semua tadi saya katakan semua ada di Situbondo,” tandas Mas Rio.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








