TUBAN, Tugujatim.id – Seorang sopir rokok bernama Sucipto, 55, warga asal Kabupaten Kudus, ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Selasa pagi (27/05/2025). Sebelum ditemukan tidak bernyawa, korban sempat mengeluhkan seluruh tubuhnya terasa sakit.
Kapolsek Semanding AKP Lukman Hakim mengonfirmasi, korban sebelumnya menginap di tempat kos milik Hendri Setiawan bersama rekan-rekannya sesama karyawan rokok. Sucipto datang pada Senin sore (26/05/2025), sekitar pukul 15.00 WIB, bersama saksi bernama Muchamad Suwalik.
“Korban mengeluh badannya sakit semua sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah itu, dia tidur seperti biasa. Namun, kondisi kesehatannya menurun drastis saat malam menjelang pagi,” ujar AKP Lukman.
Sekitar pukul 01.30 WIB, dia mengatakan, sopir rokok sempat terbangun, namun kondisinya semakin memburuk. Ketika rekan kerjanya, Giyanto, masuk ke kamar sekitar pukul 06.00 WIB keesokanharinya, saksi mendapati Sucipto dalam keadaan memejamkan mata dan tangan yang terlihat gosong.
Keluarga Tolak Otopsi Jenazah
Giyanto yang merasa curiga, kemudian mengecek napas korban dan mendapati Sucipto sudah tidak bernyawa. Kejadian ini sontak menggemparkan rekan-rekan kerja di kos tersebut. Mereka langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Tim medis dari Puskesmas Wire memastikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga sopir rokok ini juga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak jenazah diotopsi.
“Sudah diperiksa secara medis. Karena tidak ditemukan unsur kekerasan, pihak keluarga juga menyatakan tidak akan menuntut siapa pun,” lanjutnya.
Kini jenazah telah dipulangkan ke rumah duka di Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pihak kepolisian tetap mencatat dan mendokumentasikan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.