• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala BP2MI.

Kepala BP2MI Benny Ramdhani saat sosialisasi di Pondok Pesantren Metal Islam Al Hidayat, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (30/09/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Sosialisasi di Pasuruan, Kepala BP2MI Minta Peran Pemda Tekan Jumlah Pekerja Migran Ilegal dengan Perbanyak Pelatihan Skill

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mendorong peran serta pemerintah daerah untuk menekan bertambahnya pekerja migran ilegal. Sebab, insiden kekerasan dan pelanggaran hak-hak para pekerja migran di luar negeri masih acapkali terjadi. Hal ini disampaikan Kepala BP2MI Benny Ramdhani saat sosialisasi di Pondok Pesantren Metal Islam Al Hidayat, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (30/09/2023).

Sosialisasi bertema “Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang Terhadap Pekerja Imigran” ini mengundang ratusan warga dari sejumlah desa di Kecamatan Rejoso. Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengatakan, peran serta pemerintah daerah untuk ikut serta melindungi para pekerja migran ini sudah tertuang dalam Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2017.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM
Sosialisasi Kepala BP2MI.
Kepala BP2MI Benny Ramdhani saat memberikan sambutan di Pondok Pesantren Metal Islam Al Hidayat, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (30/09/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

“Di Pasal 40 itu ada 9 tangung jawab pemerintah provinsi, Pasal 41 ada 11 tanggung jawab pemerintah kabupaten kota, Pasal 42 ada 5 tanggung jawab pemerintah desa,” ujar Benny.

Salah satu bentuk tanggung jawab utama pemerintah daerah adalah memastikan bahwa para pekerja migran di daerahnya memiliki ilmu, kemampuan, dan skill yang mumpuni. Baik pemerintah provinsi, tingkat kabupaten/kota, hingga desa, harus menyediakan berbagai pelatihan-pelatihan dan sertifikasi kerja bagi para pekerja migran.

Dengan begitu, para pekerja migran bisa menjadi profesional di bidangnya.

“Dan pada akhirnya kalau kemampuannya mumpuni, sertifikasi ada, mereka lebih tertarik untuk jadi pekerja migran yang legal,” ungkapnya.

Benny menyebut bahwa jumlah pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri cukup banyak.
Berdasarkan catatan BP2MI, hingga saat ini tercatat tidak kurang dari 4,8 juta orang yang jadi pekerja migran.

Setiap tahun, dia mengatakan, jutaan pekerja migran ini menyumbang devisa rata-rata sekitar Rp159,6 triliun per tahun.

Kepala BP2MI di Kabupaten Pasuruan.
Kepala BP2MI Benny Ramdhani menerima cenderamata saat sosialisasi di Pondok Pesantren Metal Islam Al Hidayat, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (30/09/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

“Untuk itu kami terus sosialisasi secara masif, edukasi masyarakat agar paham bahwa negara tidak mungkin menghalangi untuk kerja di luar negeri, tapi mengimbau agar tidak terjebak jalur tidak resmi yang mem bahayakan diri para pekerja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Metal Islam Al Hidayat KH Nurkholis Al Maulani mengatakan kerja sama dengan BP2MI ini jadi awal bagi pihak ponpes untuk berperan serta dalam perlindungan nasib para calon pekerja migran.

Dia menyebut bahwa pekerjaan di luar negeri menjadi alternatif bagi masyarakat agar bisa hidup lebih layak. Sebab, dia menyebut bahwa banyak masyarakat sekitar yang terjerat utang karena minimnya penghasilan.

“Kami akan buka pelayanan, masyarakat yang tertarik diedukasi agar mencegah dari human trafficking. Ke depannya kita juga akan mulai berikan pelatihan-pelatihan kerja untuk santri, alumni, dan warga mana pun yang mau,” ujarnya.

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Badan Perlindungan Pekerja Migran IndonesiaBerita Kabupaten Pasuruan hari iniKabupaten Pasuruan hari iniPekerja migran ilegalPondok Pesantren Metal Islam Al HidayatSosialisasi BP2MI
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Wahana di Malang Smart Arena.

Baru! Ini Daftar Wahana di Malang Smart Arena 2023 dan Harga Tiketnya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID