MOJOKERTO, Tugujatim.id – Blangko e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) dipastikan aman. Meski sempat mengalami kekurangan stok beberapa waktu lalu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto memastikan ketersediaan blangko tersebut hingga bulan depan.
“InsyaAllah cukup aman 1 bulan ke depan ini ada stok 6000 keping, masyarakat bisa memanfaatkan ketersediaan tersebut secara maksimal,” ungkap Kadispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo, Minggu (09/03/2025).
Ketersediaan blangko tersebut membuat penerbitan surat keterangan pindah (SKP) WNI dihentikan. Sebab, SKP tersebut diterbitkan sebagai pengganti kartu identitas sementara.
BACA JUGA: Wali Kota Mojokerto Beber Empat Program Utama Program 100 Hari Kerja
“Semua permohonan KTP dilayani lagi dengan cetak e-KTP sebab blangko sudah tersedia, sementara cetak biodata WNI dihentikan,” tambah Amat.
Amat tidak memungkiri bahwa sempat terjadi kelangkaan blangko e-KTP beberapa waktu lalu. Namun, Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto mendapat pasokan 2000 keping blangko dari Kemendagri setiap pekan.

“Sejak awal Februari lalu setiap minggu dapat 2000 keping, setiap minggu kami mengajukan permohonan blangko,” urai Amat.
Namun, meski mendapat stok 2000 keping per pekan, Amat memandang bahwa idealnya butuh 15000 keping blangko e-KTP setiap bulannya guna memenuhi kebutuhan pengajuan. “Tapi masih lumayan cukup untuk masyarakat wajib rekam yang pada Januari lalu belum mendapat e-KTP,” lanjut Amat.
BACA JUGA: Laporan Kehilangan KTP di Jember Lebih Besar dari Pendataan Baru, Ini Angkanya
Amat berharap pasokan blangko tersebut tetap lancar untuk menjaga pelayanan administrasi kependudukan di Mojokerto. “Harapan kami agar pelayanan itu tetap lancar, kondusif, kami berharap juga peran masyarakat tentang kesadaran memperbaiki dokumen kependudukan,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko







