PACITAN, Tugujatim.id – Bukit Bintang Pacitan mungkin belum sepopuler destinasi wisata lain yang lebih dulu viral di media sosial. Tapi jangan salah, begitu sampai di titik pandangnya, banyak orang langsung paham kenapa tempat ini sering disebut sebagai salah satu spot terbaik untuk menikmati matahari terbit di Pacitan.
Kalau biasanya berburu sunrise identik dengan gunung tinggi atau perjalanan panjang yang bikin ngos-ngosan, di sini ceritanya sedikit berbeda. Cukup menepi sejenak dari perjalanan di jalur Pacitan–Lorok, lalu lihat sendiri bagaimana langit perlahan berubah warna sambil memperlihatkan panorama kota, perbukitan, hingga laut yang membentang di kejauhan. Tidak heran kalau banyak pengunjung yang rela berhenti meski hanya beberapa menit untuk menikmati suasana tersebut.
Baca Juga: Goa Gong Pacitan: Kedalaman 256 Meter, Suara Musik Alaminya Bikin Merinding
Spot Sunrise yang Bikin Banyak Orang Mendadak Berhenti
Ada satu hal yang membuat Bukit Bintang di Pacitan punya daya tarik tersendiri. Tempat ini menyuguhkan pemandangan yang berbeda dari kebanyakan lokasi sunrise lainnya.
Berada di ketinggian sekitar 200 hingga 300 meter di atas permukaan laut, bukit ini menawarkan sudut pandang luas ke arah Kota Pacitan. Dari atas, pengunjung bisa melihat hamparan alam yang berpadu dengan rumah-rumah warga yang tersebar di berbagai titik.
Saat malam tiba, lampu dari permukiman warga menciptakan efek berkelap-kelip yang menyerupai gugusan bintang. Dari sinilah nama Bukit Bintang semakin melekat di kalangan masyarakat dan wisatawan yang pernah mampir ke lokasi tersebut.
Ketika pagi datang dan matahari mulai muncul dari ufuk timur, suasana kembali berubah. Langit perlahan memancarkan warna keemasan, sementara di kejauhan terlihat hamparan laut yang membentuk Teluk Pacitan. Pemandangan ini menjadi alasan utama banyak orang sengaja datang sebelum matahari terbit.
Bagi sebagian wisatawan, sensasi menikmati sunrise di tempat ini terasa unik karena dalam satu pandangan bisa melihat perbukitan, permukiman warga, hingga lautan sekaligus.
Lokasinya Strategis, Cocok Buat Mampir Sebentar
Salah satu keunggulan Bukit Bintang di Pacitan adalah lokasinya yang berada di Jalan Pacitan–Lorok. Posisi ini membuat bukit tersebut mudah dijangkau oleh pengguna kendaraan yang sedang melintas.
Tak sedikit pengunjung yang awalnya hanya berniat lewat, tetapi akhirnya memutuskan berhenti karena penasaran dengan panorama dari atas bukit. Tak sedikit pula pengunjung yang memilih datang sejak dini hari demi menyaksikan kemunculan matahari dari ufuk timur.
Meski akses menuju lokasi relatif mudah, pengunjung tetap perlu berhati-hati. Jalur naik dan turun di area bukit memiliki kontur yang cukup menantang di beberapa titik. Karena itu, penting untuk selalu memperhatikan kondisi kendaraan dan memastikan perjalanan dilakukan dengan aman.
Selain itu, cuaca juga menjadi faktor penting. Waktu terbaik untuk datang adalah saat kondisi langit cerah, terutama menjelang matahari terbit. Pada saat itulah panorama yang ditawarkan bisa terlihat lebih maksimal.
Sunrise Jadi Andalan Pengunjung
Banyak orang datang ke Bukit Bintang bukan hanya karena ingin melihat pemandangan dari ketinggian. Momen sunrise menjadi daya tarik utama yang paling sering diburu.
Saat cuaca mendukung, sinar matahari perlahan muncul dari balik cakrawala dan memberikan warna hangat pada seluruh lanskap. Laut di kejauhan tampak berkilau terkena cahaya pagi, sementara perbukitan di sekitar Pacitan terlihat semakin menawan.
Bagi pencinta fotografi, kondisi seperti ini sering dianggap sebagai waktu emas untuk mendapatkan hasil foto terbaik. Tidak sedikit pula pengunjung yang memilih duduk santai sambil menikmati udara pagi yang masih sejuk sebelum melanjutkan perjalanan.
Banyak Pengunjung Kasih Nilai Positif
Keindahan panorama yang ditawarkan Bukit Bintang juga mendapat banyak respons positif dari pengunjung yang pernah melihatnya secara langsung.
Salah satunya datang dari akun TikTok Mas Gendu. Setiap melewati kawasan tersebut, dia mengaku hampir selalu menyempatkan diri untuk menikmati keindahan alam yang terlihat dari atas bukit.
“Indah sekali tempatnya, setiap lewat pasti disempatkan mampir,” tulisnya.
Komentar serupa juga datang dari akun TikTok hyy.deni. Menurut dia, panorama yang terlihat dari atas bukit memberikan pengalaman visual yang sangat menarik, terutama ketika melihat bentang Kota Pacitan dari kejauhan.
“Pemandangan kota pacitan dengan view wow,” tulisnya.
Dua komentar tersebut menjadi gambaran sederhana bagaimana kesan yang dirasakan pengunjung setelah menyaksikan langsung keindahan bukit ini.
Baca Juga: Perjalanan Kereta Api Sempat Berhenti Sementara Saat Gempa Magnitudo 5.5 di Pacitan
Masih Ragu Datang? Coba Lihat Sendiri Sekali Saja
Perdebatan soal apakah sunrise di Bukit Bintang yang berada di Pacitan lebih bagus dari Bromo tentu kembali ke selera masing-masing. Setiap tempat punya karakter dan pesonanya sendiri.
Namun yang pasti, bukit ini menawarkan pengalaman berbeda yang tidak bisa ditemukan di sembarang lokasi. Perpaduan panorama kota, perbukitan hijau, lampu-lampu warga saat malam, hingga Teluk Pacitan yang terlihat dari kejauhan menjadi kombinasi yang sulit diabaikan.
Kalau suatu hari sedang berada di Pacitan atau melintasi jalur Pacitan–Lorok, mungkin tidak ada salahnya meluangkan sedikit waktu untuk mampir. Siapa tahu, setelah melihat sendiri sunrise-nya, kamu justru punya jawaban sendiri untuk pertanyaan di judul tadi. Jadi, masih yakin mau melewatkan Bukit Bintang Pacitan tanpa berhenti sejenak menikmati pemandangannya?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nabila Eka S/Magang
Editor: Dwi Lindawati








