• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tagline Tuban Bumi Wali. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Ketua DPRD Kabupaten Tuban H.M. Miyadi saat ditemui awak media usai memimpin rapat paripurna di gedung dewan, Rabu siang (09/11/2022). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Tagline Tuban Bumi Wali Tak Terpasang Lagi, Ketua DPRD Ancam Tunda Pengesahan RAPBD 2023

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Polemik tagline Tuban Bumi Wali yang masih belum selesai, membuat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban H.M. Miyadi bereaksi tegas. Dia mengancam akan menunda atau menyandera pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2023 yang diproyeksikan sekitar Rp3,1 triliun jika tagline itu tidak dipasang kembali.

Ancaman tersebut dia sampaikan di akhir sebelum rapat paripurna dengan agenda laporan banggar, Pemandangan Umum (PU) Fraksi terhadap RAPBD 2023 dan nota penjelasan 4 ranperda inisiatif dewan dan 3 ranperda eksekutif.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Kami minta tulisan tagline Tuban Bumi Wali maupun Asmaul Husna dikembalikan semuanya di lokasi yang sebelumnya terpasang. Jika memang hal tersebut tidak dilakukan, dengan terpaksa akan menunda pengesahan RAPBD 2023,” kata Miyadi pada Rabu (09/11/2022).

Usai rapat, wartawan Tugu Jatim mengonfirmasi Ketua DPRD Tuban soal pernyataan yang dia lontarkan di hadapan bupati, wakil bupati, OPD, dan anggota dewan lainnya.

Menurut Miyadi yang juga ketua DPC PKB Tuban ini, alasan dari ancaman tersebut karena pihaknya sebagai ketua DPRD menghormati bupati sebelumnya dan Bupati Aditya Halindra Faridzky dan Wakilnya H. Riyadi sebagai pemimpin sekarang.

“Kondisi saya sebagai ketua DPRD dan Fraksi PKB harus juga dipahami. Kondisi pemerintahan Mas Lindra juga mendukung sepenuhnya, ketika kami welcome dalam situasi ini,” terangnya.

Tagline Tuban Bumi Wali. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky saat ditemui awak media usai mengikuti rapat paripurna di gedung dewan, Rabu siang (09/11/2022). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Di lain pihak, Mas Bupati Lindra menanggapi pernyataan itu dengan santai. Dia mengatakan, beliau (Miyadi, red) bukanlah sosok yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat Tuban. Selain itu, dia juga menyampaikan, terkait tagline Tuban Bumi Wali yang berada di kawasan taman Patung Letda Sucipto telah dikembalikan seperti semula.

Sementara itu, di lokasi tagline lainnya di Taman Sleko, Lindra akan berkomunikasi dengan dinas terkait. Sebab, titik yang dulu terpasang tagline saat ini menjadi penyaring udara dengan banyak ditumbuhi tanaman.

“Saya yakin, Pak Miyadi bukanlah orang seperti itu. Sebab, beliau juga dipilih oleh rakyat. Jadi, pasti akan berpihak pada kepentingan masyarakat,” katanya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jatim ini menyampaikan, tidak mungkin yang disampaikan ketua DPRD bukanlah menjadi dasar yang kuat untuk bisa menyandera pengesahan RAPBD 2023. Sebab, ini kepentingan untuk masyarakat, bukan kepentingan pribadi maupun golongan.

“Jika pengesahan lebih cepat dilakukan akan berimbas pada kelancaran pembangunan di Kabupaten Tuban,” katanya.

Tags: Ancaman penundaan pengesahan RAPBD Tuban 2023Berita Kabupaten Tuban hari iniBerita pembongkaran tagline Patung Letda SuciptoBongkar taglineKabupaten Tuban hari iniPembongkaran tagline di Patung Letda Sucipto TubanPenundaan pengesahan RAPBD Tuban 2023Tagline Tuban Bumi WaliTagline Tuban Bumi Wali the Spirit of HarmonyUpdate polemik Tagline Tuban Bumi Wali
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Arrum Haji. (Foto: dok. Humas Pegadaian Kanwil Jatim/Tugu Jatim)

Sosialisasi Program Arrum Haji, Pegadaian Jatim Ajak Kolaborasi CIMB Syariah dan BRI Link

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID