• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
UM

Seminar on Management and Business (SIMANIS) 2026 dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Agustinus Agus Setiawan, S.T, M.T, IPM, mewakili Rektor Universitas Pembangunan Jaya. (Foto : dok HUmas UM)

Tenaga Kependidikan UM Presentasikan Hasil Penelitian di Seminar On Management and Business (Simanis) 2026

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
2 hours ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Salah satu tenaga kependidikan Universitas Negeri Malang, Akidah Fitrah, S.T, M.M, BFA, CGAA mempresentasikan hasil penelitian pada Seminar on Management and Business (SIMANIS) 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Humaniora dan Bisnis Universitas Pembangunan Jaya Tangerang Selatan.

Seminar Nasional yang mengusung tema “Strategic Management for Urban Sustainability and Resilience” ini diadakan pada hari Sabtu, 11 Juli 2026 secara hybrid di Aula Lantai 3 Gedung B Universitas Pembangunan Jaya.

You might also like

Puskesmas Jelbuk.

Lansia hingga Ibu Hamil Merasa Terbantu, Tim Puskesmas Jelbuk Jember Rela Tempuh Jalan Ekstrem demi Layani Pasien

14/07/2026 9:33 AM
Gus Ipul.

PKH dan BPNT Triwulan III Cair 20 Juli 2026, Gus Ipul Siapkan Program Pemberdayaan KPM

13/07/2026 7:23 PM

Seminar tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Agustinus Agus Setiawan, S.T, M.T, IPM, mewakili Rektor Universitas Pembangunan Jaya. Hadir sebagai keynote speaker Wakil Rektor I Universitas Pancasila Prof. Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M, IPU, CMA, MSS dan Maulidin Pamur Dhani, S.Kom, M.M selaku Vice President People Journey and Enabler Management PT. Telekomunikasi Selular, serta peserta dari berbagai perguruan tinggi baik online maupun offline.

Dalam sesi paralel seminar ruang 704 yang dipandu oleh moderator Rizky Fadhil dan dihadiri oleh 10 presenter, tenaga pendidikan dengan jabatan fungsional Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Madya dan memperoleh Certified Business and Finance Associate (BFA) dari IAI tersebut memaparkan karya ilmiah selama 10 menit berjudul “Determinan Income Generating Terhadap Kemandirian Keuangan Perguruan Tinggi” yang merupakan salah satu luaran penelitian sumber dana internal Universitas Negeri Malang tahun 2026 dengan skema Inovasi Tendik.

Penelitian ini berkolaborasi dengan Dr. Ely Siswanto, S.E, M.M, dosen Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang, dan Fender Belva Arifia mahasiswa Departemen Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang.

Penelitian berawal dari fenomena bahwa pemerintah terus mendorong PTN berstatus menjadi PTN BH dan memiliki kemandirian keuangan. Namun, sebagian besar pendapatan PTN BH masih berasal dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan bantuan pemerintah.

Di samping itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada tahun 2026 mengeluarkan kebijakan pembatasan kuota penerimaan mahasiswa baru khususnya PTN BH. Pembatasan kuota mahasiswa S1 tersebut dapat berdampak pada penurunan pendapatan PTN BH secara signifikan terutama pada program studi favorit dengan daya tampung besar.

Meskipun pendanaan pemerintah tetap menjadi sumber pendapatan PTN BH, proporsinya telah menurun. PTN BH dituntut untuk mengoptimalkan pendapatannya karena harus mandiri secara finansial. Oleh karena itu, pemenuhan pendanaan PTN dapat dilakukan melalui implementasi income generating dengan memanfaatkan sumber daya perguruan tinggi.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pengelolaan kekayaan, pengelolaan usaha, dan kerja sama sebagai income generating terhadap kemandirian keuangan PTN BH. Penelitian ini urgen dilakukan untuk mengetahui gambaran kemandirian keuangan PTN BH, dimana jumlah PTN BH semakin tahun semakin bertambah. Di samping itu, kemampuan PTN BH dalam mendiversifikasi sumber pendapatan selain APBN berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2015 perlu diuji terutama pengelolaan kekayaan, pengelolaan usaha, dan kerja sama sehingga meningkatkan kemandirian keuangan PTN BH.

Penelitian menggunakan Resource Dependence Theory dan Stakeholder Theory sebagai grand theory. Dalam penelitian tersebut menggunakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan PTN BH tahun 2022 hingga 2024 yang diperoleh dari website PTN BH. Populasi penelitian adalah PTN BH di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sampel dipilih berdasarkan kriteria bahwa PTN BH menerbitkan laporan keuangan secara lengkap selama periode 202 hingga 2024, diperoleh 18 PTN BH dengan 54 data observasi. Kemandirian Keuangan diproksikan perbandingan antara jumlah pendapatan non APBN terhadap total pendapatan termasuk alokasi APBN. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi Eviews versi 13.0.

Hasil penelitian ditemukan bahwa pengelolaan kekayaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemandirian keuangan PTN BH, pengelolaan usaha berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemandirian keuangan PTN BH, dan kerja sama berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemandirian keuangan PTN BH.

Kekayaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan dapat disebabkan oleh aset belum dimanfaatkan secara optimal, biaya pemeliharaan dan penyusutan tinggi, dan pendapatan dari pengelolaan kekayaan belum mampu menutup biaya aset, sehingga kekayaan belum menjadi income generating yang efektif.

Pengelolaan usaha berpengaruh positif dan tidak signifikan dapat disebabkan oleh unit usaha masih tahap pengembangan, kontribusi terhadap pendapatan masih kecil, dan ketergantungan pada APBN dan UKT masih tinggi, sehingga pengelolaan usaha belum menjadi sumber utama pendapatan.

Kerja sama berpengaruh positif dan tidak signifikan dapat disebabkan oleh kerja sama lebih berorientasi pada Tridarma, belum menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan, dan banyak MoU belum menjadi program produktif, sehingga kerja sama belum menjadi sumber pendapatan utama non APBN.

Mayoritas pendapatan non APBN PTN BH masih didominasi dari masyarakat atau Uang Kuliah Tunggal. Penelitian ini menemukan bahwa tidak ada satu pun PTN BH yang telah mandiri secara finansial, namun PTN BH memiliki rata-rata tingkat kemandirian keuangan sebesar 73,704% pada kategori cukup tinggi. Sumber pendapatan selain APBN berupa pengelolaan kekayaan, pengelolaan usaha, dan kerja sama sebagai income generating sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2015 belum mampu meningkatkan kemandirian keuangan PTN BH.

UM
Dok Humas UM

Implikasi penelitian ini adalah bahwa PTN BH perlu meningkatkan strategi optimalisasi aset, pengembangan unit bisnis profesional, kerja sama serta kebijakan pengelolaan kekayaan yang lebih produktif agar mampu meningkatkan kemandirian keuangan PTN BH.

Hasil penelitian ini menandakan bahwa kemampuan PTN BH dalam mencapai kemandirian keuangan belum sepenuhnya dapat ditopang oleh pendapatan dari optimalisasi kekayaan, unit usaha, maupun kerja sama. Oleh karena itu, dukungan pendanaan pemerintah melalui Bantuan Pendanaan PTN BH masih menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional dan kualitas layanan PTN BH.

Setelah pemaparan hasil penelitian, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama 5 menit dengan reviewer bapak Dalizanolo Hulu, M.E, CRM, CRP yang merupakan salah satu dosen senior Fakultas Humaniora dan Bisnis Universitas Pembangunan Jaya.

UM
Dok Humas UM

Pada sesi pengumuman hasil seminar, penulis mendapat penghargaan sebagai Best Paper 3. Akidah mengaku banyak mendapat pengalaman dan memperluas relasi dari mengikuti seminar secara offline dibandingkan secara online. Kegiatan seminar nasional juga pernah diikuti oleh Akidah sebagai bagian dari strategi pencapaian luaran penelitian Inovasi Tendik pada tahun 2023 dan 2024 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung. (Adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: Berita Kampus UMBerita Kampus UM terbaruBerita Kota Malang hari iniBerita Universitas Negeri MalangFakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas LampungKota Malang hari ini
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

Puskesmas Jelbuk.

Lansia hingga Ibu Hamil Merasa Terbantu, Tim Puskesmas Jelbuk Jember Rela Tempuh Jalan Ekstrem demi Layani Pasien

by Dwi Linda
14/07/2026 9:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Layanan kesehatan dengan sistem mendatangi pasien yang dijalankan Puskesmas Jelbuk mendapat apresiasi dari warga di wilayah terpencil...

Gus Ipul.

PKH dan BPNT Triwulan III Cair 20 Juli 2026, Gus Ipul Siapkan Program Pemberdayaan KPM

by Dwi Linda
13/07/2026 7:23 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan...

Puskesmas Jelbuk.

Jemput Bola ke Wilayah Terpencil, Puskesmas Jelbuk Jember Layani Pasien Kronis dan Disabilitas

by Dwi Linda
13/07/2026 7:04 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Puskesmas Jelbuk, Kabupaten Jember, terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses, termasuk penyandang disabilitas,...

DPRD Surabaya.

Usai Kasus Pungli SWK, DPRD Surabaya Ingatkan Camat dan Lurah Tingkatkan Pengawasan Wilayah

by Dwi Linda
13/07/2026 6:46 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni menyoroti pencopotan lurah Tambak Wedi Muchammad Yusufian oleh Wali Kota Eri...

Next Post
Jawa Timur

Kabut Tebal dan Udara Kabur Kepung Jawa Timur, Kontras Cuaca Cerah di Madura Picu Sorotan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID