• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pemberi komando gas air mata. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

Suasana rekonstruksi tragedi Kanjuruhan yang dilakukan di lapangan sepak bola Mapolda Jatim, Kota Surabaya, Rabu (19/10/2022). (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

Hasil Rekonstruksi, Terungkap Fakta Pemberi Komando Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan!

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Rekonstruksi tragedi Kanjuruhan dilakukan tim penyidik gabungan Bareskrim Polri bersama Polda Jatim di lapangan sepak bola Mapolda Jatim, Kota Surabaya, Rabu (19/10/2022). Hasilnya, terungkap siapa pemberi komando gas air mata dari 30 reka adegan yang dilakukan.

Dalam rekonstruksi tersebut, ternyata pemberi komando gas air mata, yakni Komandan Kompi (Danki) III Brimob Polda Jatim AKP Has Darmawan. Dalam reka adegan ke-18, Has Darmawan memerintahkan menembak gas air mata.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Pada adegan ke-19, tersangka ketiga Has Darmawan memerintahkan saksi Baratu Teguh Febrianto untuk menembak gas air mata menggunakan senjata laras licin kaliber 58 milimeter dengan mengarahkan tembakan ke depan gawang sisi selatan,” kata pengarah adegan pada Rabu (19/10/2022).

Sejumlah adegan rekonstruksi tersebut dipimpin langsung Kombes Pol Totok Suharyanto dari Diskrimum Polda Jatim. Beberapa adegan yang diperagakan adalah kepingan peristiwa dari antisipasi suporter turun ke lapangan hingga pecahnya tragedi.

Pemberi komando gas air mata. (Foto: dok Wildan for Tugu Jatim)
Suasana rekontruksi yang dilakukan sejumlah Brimob yang diperagakan di lapangan sepak bola Mapolda Jatim, Kota Surabaya, Rabu (19/10/2022). (Foto: dok Wildan for Tugu Jatim)

Tak nampak adegan tembakan gas air mata ke arah tribun dalam rekonstruksi tersebut. Hal ini berbeda dengan temuan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang menyatakan polisi menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton.

TGIPF juga menyebut, gas air mata jadi faktor utama jatuhnya ratusan korban meninggal dan luka-luka dalam insiden di Stadion Kanjuruhan. Termasuk yang membuat penonton panik, berlarian, dan berdesak-desakan menuju pintu keluar hingga terinjak-injak.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan tidak ditampilkannya adegan penembakan gas air mata ke arah tribun merupakan hak tersangka.

“Secara materi penyidikan, itu penyidik yang menyampaikan. Kalau tersangka mau menyebutkan tidak menembak ke arah tribun, itu haknya dia, tersangka punya hak ingkar,” ujar Dedi di Polda Jatim.

Dedi mengatakan, tim penyidik memiliki keyakinan sendiri. Dia menjelaskan segala kesaksian dan alat bukti yang dimiliki penyidik akan dipertanggungjawabkan di pengadilan.

“Dengan seluruh kesaksian, kemudian alat bukti yang dimiliki penyidik nanti akan dipertanggungjawabkan, baik di kejaksaan maupun dalam persidangan,” katanya.

Untuk diketahui, rekonstruksi hari ini menampilkan 30 adegan dan 54 pemeran pengganti maupun saksi dan melibatkan tiga tersangka. Selain itu, agenda rekonstruksi merupakan rekomendasi dari TGIPF.

Tags: Artikel tragedi Stadion KanjuruhanBerita Kota Surabaya hari iniBerita Pemberi Komando Gas Air MataBerita suporter tragedi KanjuruhanBerita update tragedi Stadion KanjuruhanInsiden gas air mataKasus gas air mataKasus gas air mata di Stadion KanjuruhanKorban tragedi gas air mataKota Surabaya hari iniPemberi Komando Gas Air MataPemberi Komando Gas Air Mata tragedi KanjuruhanTerungkap Pemberi Komando Gas Air Mata
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Pemkot Pasuruan. (Foto: dok Kominfo Kota Pasuruan/Tugu Jatim)

226 KPM Terima Bansos Pemkot Pasuruan, Terungkap 1.721 Warga Belum Terdaftar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID