• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Thabed Tholib Baladraf, member Pondok Inspirasi.

Thabed Tholib Baladraf, member Pondok Inspirasi. (Foto: Dokumen)

Thabed, Member Pondok Inspirasi Raih 178 Penghargaan Nasional dan Internasional

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Menulis ilmiah kini jadi primadona di kalangan pendidikan. Tak hanya kalangan dosen, mahasiswa juga menjadikan menulis ilmiah sebagai bekal tidak hanya untuk tugas akhir namun juga rutinitas untuk mengikuti berbagai ajang lomba.

Hal ini merujuk dari data yang diinformasikan oleh Scientific Journal Rankings (SJR), Indonesia menempati posisi ke-54 dalam hal publikasi internasional di Asia Tenggara pada 2013. Kemudian, pada 2020 posisinya melejit pada urutan ke-21.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sangat mendorong dosen dan mahasiswa melalui berbagai program pendanaan riset. Sebagai contoh di kalangan mahasiswa, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) salah satu program yang banyak diminati mahasiswa.

Tak cukup PKM, tiap organisasi mahasiswa di kampus juga berlomba mengadakan berbagai lomba menulis ilmiah nasional. Program-program ini digagas semata mata tidak hanya meningkatkan daya nalar atau kritis mahasiswa, terampil menulis ilmiah, sekaligus memberikan peluang mahasiswa untuk berinovasi. Tak heran jika banyak mahasiswa tergoda.

Thabed Tholib Baladraf salah satunya. Mahasiswa Universitas Jember sekaligus penerima Pondok Inspirasi, satu dari sekian banyak mahasiswa di Indonesia yang menekuni rutinitas menulis ilmiah. Putra semata wayang Puji Indri Antini ini sejak SMK memang telah menekuni dunia penulisan ilmiah, namun saat itu sering kandas saat final atau bahkan ketika seleksi awal.

Keluarganya tergolong sederhana dan memiliki penghasilan yang terbilang minim. Sang Ibu penjual jajanan tradisional seperti gatot dan tiwul. Ibu menjadi tulang punggung lantaran Sang Bapak telah tiada sejak tahun 2007.

“Saya dan Ibu setiap harinya bangun jam 1 dini hari untuk memasak jajanan tradisional kemudian berangkat ke pasar pukul 5 pagi,” ungkap Thabed.

Penghasilan rata-rata yang didapatkan sebesar 20 ribu per hari dan itu hanya cukup untuk digunakan makan sehari-hari.

“Hal tersebut menimbulkan tekanan bagi keluarga kami saat itu, bahkan ada satu momen dimana saya dan ibu tidak bisa makan nasi,” tuturnya.

Terjun ke dunia riset dan penelitian menjadi pilihan lantaran kondisi ekonomi keluarga yang tak membaik.

Raih 178 Penghargaan

Tahun 2020 Thabed bergabung di Pondok Inspirasi. Di Pondok Inspirasi, Thabed mendapatkan berbagai benefit salah satunya berupa pelatihan dan pendampingan menulis karya tulis ilmiah.  Selama dua tahun, Thabed mendapatkan 178 penghargaan baik nasional maupun internasional.

“Menjadi bagian dari Pondok Inspirasi rasanya sangat sesuai dengan tujuan saya. Saya mendapatkan bekal khususnya di dunia menulis ilmiah. Benar-benar didampingi dan diberikan kepercayaan untuk berkembang,” paparnya.

Tahun 2021 Thabed mendapatkan penghargaan di Internasional Malaysia Technology Expo 2021 dan MISIIT Archimedes Russian. Baru-baru ini juga mendapatkan Third Place International Youth Conference Paper Competition 2022.

“Selain sangat suka dengan menulis ilmiah, ada alasan lain yang mendorong saya melakukan ini. Saya harus mandiri dan membantu meringankan ekonomi keluarga. Sebagian uang yang saya dapatkan dari juara lomba, saya berikan ke ibu untuk keperluan sehari-hari,” tuturnya.

Tak hanya itu, Thabed juga membelikan perhiasan untuk Sang Ibu, membeli laptop sendiri, membayar biaya kontrakan rumah, dan membeli kebutuhan rumah tangga dari peluang riset dan menulis yang ditekuninya.

Ruang Ilmiah di Pondok Inspirasi

Banyak mahasiswa yang masih memiliki kendala dalam memulai menulis ilmiah. Bagi Thabed kendala tersebut bukan menjadi penghalang untuk memulainya. Thabed memulainya dengan mencoba dari berbagai rujukan karya tulis ilmiah. Walaupun awalnya tidak membuahkan hasil, Thabed tidak lantas berhenti.

“Lingkungan juga memberikan pengaruh. Mendapatkan kesempatan belajar di Pondok Inspirasi, membuat saya jauh lebih berkembang karena tidak hanya mentoring yang didapatkan namun juga coaching,” tambahnya.

Pondok Inspirasi secara rutin memberikan mentoring dan coaching dari mentor dan coach profesional. PT Paragon Technology and Innovation sebagai salah satu perusahaan yang rutin memberikan coaching bagi mahasiswa di Pondok Inspirasi.

“Inovasi sangat dibutuhkan dalam ekosistem pendidikan. Inovasi ini harus dibarengi dengan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk peranan komunitas peduli pendidikan. Dimulai dengan membuka ruang belajar, menuangkan ide kemudian menuliskan ide perlu dibudayakan dalam sebuah komunitas khususnya Pondok Inspirasi,” tutur Salman Subakat, Pembina Pondok Inspirasi.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: mahasiswaMember PondasiPenghargaan RisetPondok InspirasiThabed Tholib Baladraf
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Pendiri SMA SPI Kota Batu Ditahan, Muncul Petisi #SaveSPI

Pendiri SMA SPI Kota Batu Ditahan, Muncul Petisi #SaveSPI

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID