TUBAN, Tugujatim.id – Tim sepak bola Kabupaten Tuban harus puas mengakhiri perjuangan mereka di babak penyisihan grup 6 Pra Porprov Jawa Timur 2025 dengan berada di peringkat keempat klasemen akhir. Kepastian tim sepak bola Tuban itu didapat usai mereka ditahan imbang 1-1 oleh Lamongan di laga terakhir yang digelar di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Senin sore (26/05/2025).
Selama empat laga yang dijalani, tim sepak bola Tuban hanya mampu mengoleksi tiga poin hasil dari tiga kali imbang dan satu kekalahan. Sementara itu, Lamongan tampil sebagai pemuncak grup dengan 10 poin, diikuti Bojonegoro (6 poin), Ponorogo (4 poin), dan Madiun sebagai juru kunci dengan satu poin.
Baca Juga: Imbang Lawan Lamongan, Asa Tim Sepak Bola Tuban ke Porprov 2025 Pupus di Kandang Sendiri
Hasil imbang melawan Lamongan seakan jadi penutup getir bagi skuad asuhan pelatih Ghery Setia Adhi Nugraha. Meski bermain di kandang sendiri, keunggulan dalam penguasaan bola tidak cukup untuk mengantarkan Tuban meraih kemenangan.
Pada pertandingan tersebut, Lamongan unggul lebih dulu lewat gol Fajar Az-Zahir di menit ke-19. Meski kemudian mereka harus kehilangan satu pemain akibat kartu merah, Tuban belum mampu membalikkan keadaan hingga akhir babak pertama.
Tim sepak bola Tuban baru mampu menyamakan kedudukan di menit ke-74 melalui penalti Alvaro Riansyah setelah pelanggaran di kotak terlarang. Namun, hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap imbang 1-1.
Performa Tim Belum Konsisten
Pelatih Ghery Setia tidak menampik, performa timnya belum konsisten. Dia menyebut, aspek mental menjadi salah satu masalah utama yang memengaruhi penampilan timnya selama turnamen.
“Dari empat pertandingan, justru di laga terakhir mereka terlihat paling lepas dan main lebih cair. Tapi ya, mental tanding memang jadi PR besar buat kami,” jelas Ghery.
Mantan Pemain Persela saat masih kompetisi Liga Super Indonesia ini menambahkan, tekanan dari penonton dan atmosfer pertandingan resmi tampak membuat para pemain muda Tuban gugup sejak laga perdana.
“Kalau dari persiapan, kelihatannya baik-baik saja. Tapi pas masuk pertandingan pertama, baru terlihat mental mereka belum siap. Ini jadi evaluasi penting ke depan,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Tuban harus mengubur ambisi tampil di Porprov Jatim 2025. Meski begitu, para pemain diharapkan menjadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk membangun tim yang lebih kuat dan matang di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








