Tragedi Kanjuruhan Juga Jadi Duka Mantan Pesepak Bola Indonesia

Postingan Fakhri Husaini dalam Akun Instagramnya @coachfakhri

Tugujatim.id – Peristiwa kelam terjadi pada pertandingan Liga 1 2022-2023 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Sebanyak 125 orang menjadi korban jiwa usai menonton pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Tragedi Kanjuruhan menjadi duka bagi sepakbola Indonesia bahkan dunia. Hastag #PrayForKanjuruhan menjadi trending topik paling atas di media sosial Twitter dengan 156 ribu tweet.

Banyak doa dan dukungan kepada keluarga korban dari semua elemen masyarakat. Tak hanya itu, para mantan pesepak bola hingga pelatih dan juga pemain ikut turut menaruh simpati terhadap tragedi Kanjuruhan.

Ucapan bela sungkawa datang dari mantan gelandang Timnas Indonesia, Indra Sjafri melalui akun Instagramnya @indrasjafri_coach. Pria kelahiran Sumatra Barat yang juga pernah mengantarkan Timnas Indonesia U-19 menjuarai piala AFF U-19 tersebut, dalam postingnya mengatakan keberdukaanya yang sangat dalam.

“Berduka yang sangat dalam, semoga keluarga korban yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Korban luka-luka segera pulih dan yang meninggal dapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Semoga insiden inipun adalah yang terakhir dan tidak ada lagi korban jatuh atas nama sepak bola,” tulis Indra Sjafri, dalam akun Instagramnya, pada Minggu (2/10/2022).

Postingan Indra Sjafri dalam akun Instagram @indrasjafri_coach

Sementara Fakhri Husaini yang pernah bermain untuk Timnas Indonesia sebagai playmaker juga tidak mau ketinggalan untuk memberikan ungkapan duka dan simpati atas kejadian ini.

“Sulit merangkai kata-kata yang tepat untuk menggambarkan betapa rasa duka dan simpati yang mendalam kepada para korban dan keluarga yang mengalami tragedi ini…,” tulis Pelatih Indonesia U-17  ini, dalam akun Instagramnya @coachfakhri, pada Minggu (2/10/2022).

Postingannya juga memberikan teguran bahwasanya sepak bola seharusnya memberikan kebahagiaan, kegembiraan, keindahan, dan tentu saja mempersatukan, mulai sejak sebelum-selama-setelah laga berlangsung.

Mantan pemain bola yang juga dianggap sebagai salah satu yang terbaik dimiliki Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto juga turut mengucapkan duka cita yang mendalam.

“Innalilahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya,” tulis striker yang telah menorehkan 33 gol untuk Timnas dalam akun Instagramnya @kurniawanqana, pada  Minggu (2/10/2022).

Postingan Kurniawan Dwi Yulianto dalam akun Instagramnya @kurniawanqana

Sementara itu, orasi Bambang Pamungkas yang pernah dilontarkan pada tahun 2017 lalu kini banyak diunggah karena sangat relevan dalam kejadian tragedi di Kanjuruhan “Jadilah suporter yang militan, loyal, namun juga menggunakan akal sehat. Tidak ada satu kemenanganpun yang sebanding dengan nyawa”.

Writer: Achmad FahmiEditor: Lizya Kristanti