• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ponpes Al-Khoziny.

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit saat ditemui awak di lokasi reruntuhan Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo pada Selasa (30/09/2205). (Foto: Layla Aini/Tugu Jatim)

Tim Penyelamat Tragedi Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo: Satu Santri Masih Sadar, Disuplai Oksigen dan Makanan

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatim.id – Tragedi ambruknya bangunan Musala Ponpes Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jatim, masih menyisakan misteri soal penyelamatan yang saat ini sedang dilakukan oleh tim gabungan. Salah satunya soal kondisi HKL, salah satu santri yang masih berada di tengah reruntuhan.

Dalam sebuah live di akun TikTok @tugujatim, banyak pembaca yang menanyakan kondisi santri Ponpes Al-Khoziny berinisial HKL. Hal ini karena dalam sebuah video viral, HKL sempat menjawab pertanyaan dari tim penyelamat.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Saat ditanya apa yang sakit, HKL dengan polos menjawab “semuanya sakit”. Setelah itu, tim penyelamat memberi semangat untuk HKL.

Baca Juga: Detik-Detik Penyelamatan Korban Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo: Tim SAR Tangkap Sinyal 6 Orang Hidup di Bawah Reruntuhan

Berdasarkan wawancara tim Tugujatim.id dengan Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit di lapangan pada Selasa (30/09/2025), HKL diyakini masih hidup terupdate pukul 19.50 WIB. Bahkan, HKL masih bisa berkomunikasi langsung dengan tim penyelamat.

Nanang Sigit mengatakan, HKL masih sempat diberi suplai oksigen, air minum, serta makanan untuk menambah daya tahannya.

“Melalui alat set-cam, kami melihat respons dari beberapa korban yang menggerakkan kakinya. Dari pantauan, ada enam orang yang masih menunjukkan tanda-tanda hidup,” kata Nanang Sigit.

Kondisi Terakhir Petugas Bersama Haikal

Salah satu korban, seorang santri bernama HKL, bahkan masih bisa berkomunikasi langsung dengan tim penyelamat. Dia sempat diberi suplai oksigen, air minum, serta makanan untuk menambah daya tahannya. Namun, dia mengatakan, HKL masih belum bisa diangkat karena terkendala dari puing beton. Kalaupun menggunakan alat berat terlalu berisiko.

“HKL dalam kondisi sadar dan bisa berbicara. Hanya saja, posisinya terjepit beton di bagian pinggang sehingga belum bisa dievakuasi,” jelas Nanang.

Saat ini, tim penyelamat sedang berkejaran dengan waktu untuk bisa menyelamatkan para korban sebanyak mungkin. Menurut dia, golden time penyelamatan korban reruntuhan umumnya hanya tiga hari, terutama jika mereka tidak mendapat makanan atau minuman. Namun, dengan suplai tambahan yang diberikan, peluang bertahan hidup korban bisa lebih lama.

Diberitakan sebelumnya, suasana haru dan panik menyelimuti Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo usai bangunan musala dalam kompleks pesantren itu ambruk pada Senin sore (29/09/2025). Insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, sesaat setelah jemaah santri menunaikan salat Asar.

Musala yang sedang dalam tahap pembangunan lantai tiga dalam kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, itu runtuh saat proses pengecoran berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Layla Aini

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Sidoarjo hari iniEvakuasi korban Ponpes Al-Khoziny SidoarjoKabupaten Sidoarjo hari iniKondisi Haikal di Ponpes SidoarjoKorban Ponpes Al-Khoziny SidoarjoMusala Ponpes Al-Khoziny SidoarjoSantri Ponpes Al Khoziny Buduran SidoarjoSidoarjo
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Ponpes Al-Khoziny.

Daftar Terbaru Korban Tragedi Ambruknya Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, 3 Orang MD

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID