• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ponpes Al-Khoziny.

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit saat ditemui awak di lokasi reruntuhan Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo pada Selasa (30/09/2205). (Foto: Layla Aini/Tugu Jatim)

Detik-Detik Penyelamatan Korban Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo: Tim SAR Tangkap Sinyal 6 Orang Hidup di Bawah Reruntuhan

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatimd.id – Upaya pencarian dan evakuasi korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih berlangsung intens hingga Selasa malam (30/09/2025). Terbaru, tim SAR menangkap sinyal enam santri hidup di bawah reruntuhan.

Tim SAR gabungan terus bekerja tanpa henti, memburu waktu emas (golden time) untuk menyelamatkan para santri yang masih tertimbun.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Baca Juga: Update Terkini Ambruknya Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo: Masih Ada Kemungkinan Puluhan Santri Terjebak Reruntuhan

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan sangat menantang. Meski demikian, sejumlah tanda kehidupan berhasil terdeteksi dari balik reruntuhan.

“Melalui alat set-cam, kami melihat respons dari beberapa korban yang menggerakkan kakinya. Dari pantauan, ada enam orang yang masih menunjukkan tanda-tanda hidup,” kata Nanang Sigit.

Salah satu korban, seorang santri berinisial HKL, bahkan masih bisa berkomunikasi langsung dengan tim penyelamat. Dia sempat diberi suplai oksigen, air minum, serta makanan untuk menambah daya tahannya.

“HKL dalam kondisi sadar dan bisa berbicara. Hanya saja, posisinya terjepit beton di bagian pinggang sehingga belum bisa dievakuasi,” jelas Nanang.

Petugas Kejar Golden Time Selamatkan Korban

Menurut dia, golden time penyelamatan korban reruntuhan umumnya hanya tiga hari, terutama jika mereka tidak mendapat makanan atau minuman. Namun, dengan suplai tambahan yang diberikan, peluang bertahan hidup korban bisa lebih lama.

Karena masih ada indikasi korban hidup, penggunaan alat berat untuk mengangkat puing bangunan belum direkomendasikan.

“Risikonya terlalu tinggi. Struktur reruntuhan bisa bergeser dan justru membahayakan korban maupun tim,” tegasnya.

Saat ini, proses evakuasi dilakukan 24 jam penuh dengan sistem kerja bergantian setiap tiga jam. Operasi melibatkan tim khusus dari Kantor SAR Surabaya yang diperkuat personel dari SAR Semarang, Yogyakarta, BPBD, damkar, tenaga medis, hingga relawan.

“Fokus kami adalah menembus akses dari bawah reruntuhan. Malam ini tim masih berupaya membuka jalur baru agar bisa menjangkau korban,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih berkejaran dengan waktu, berusaha menyelamatkan santri-santri yang masih terperangkap di balik reruntuhan musala tiga lantai tersebut.

Diberitakan sebelumnya, suasana haru dan panik menyelimuti Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo usai bangunan musala dalam kompleks pesantren itu ambruk pada Senin sore (29/09/2025). Insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, sesaat setelah jemaah santri menunaikan salat Asar.

Musala yang sedang dalam tahap pembangunan lantai tiga dalam kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, itu runtuh saat proses pengecoran berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Layla Aini

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Sidoarjo hari iniEvakuasi korban Ponpes Al-Khoziny SidoarjoKabupaten Sidoarjo hari iniKorban Ponpes Al-Khoziny SidoarjoMusala Ponpes Al-Khoziny SidoarjoSidoarjo
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
CSR TBIG.

CSR TBIG Baksos di Merauke Papua, Gelontor 2,2 Ton Bahan Makanan hingga Ratusan Paket Obat-obatan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID