LUMAJANG, Tugujatim.id – Tumpak Sewu Lumajang yang dijuluki Niagaranya Indonesia menjadi salah satu destinasi air terjun Jawa Timur yang terus memikat wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Keindahan air terjun Tumpak Sewu Lumajang yang megah membuatnya kerap disebut sebagai Niagaranya Indonesia Lumajang karena panorama alamnya yang luar biasa.
Air terjun ini memiliki ketinggian 120 meter dengan lebar sekitar 800 meter. Bentuknya yang menyerupai tirai raksasa membuat aliran air terlihat begitu luas dan dramatis, mirip dengan Air Terjun Niagara versi Indonesia. Tak heran jika setiap akhir pekan, kawasan wisata alam Lumajang ini selalu dikunjungi pengunjung yang ingin menyaksikan keindahannya secara langsung.
Sejak mulai viral di media sosial pada tahun 2018, pesona Tumpak Sewu Lumaja seolah tak pernah pudar. Harga tiket masuk yang relatif terjangkau, yakni sekitar Rp20 ribu, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Selain itu, akses menuju lokasi yang menawarkan jalur trekking dari atas hingga dasar air terjun memberikan pengalaman berbeda yang tidak ditemukan di tempat lain.
Pesona Utama Tumpak Sewu Lumajang
Keunikan utama Tumpak Sewu Lumajang terletak pada bentuknya yang menyerupai tirai air raksasa. Udara yang mengalir berasal dari Sungai Glidungan, kemudian jatuh membentuk lengkungan indah di tebing antara-tebing hijau yang menjulang tinggi.
Kabut udara yang dihasilkan menciptakan suasana sejuk dan menyegarkan. Dari atas, wisatawan bisa menikmati panorama luas yang sangat fotogenik. Sementara itu, bagi yang turun ke bawah, sensasi berada di tengah percikan air terjun menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Bentuknya yang bertingkat menyerupai tumpukan padi basah menjadi ciri khas tersendiri. Proses erosi vulkanik dari Gunung Semeru diyakini menjadi faktor terbentuknya lanskap unik tersebut. Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, wisatawan disarankan datang pada pagi hingga siang hari guna menghindari risiko hujan deras.
Baca Juga : Keindahan Air Terjun Pletuk di Ponorogo, Permata Tersembunyi Paling Unik di Jawa Timur
Ulasan Pengunjung: Indah tapi Menantang
Keindahan Tumpak Sewu Lumajang juga mendapat banyak ulasan positif dari pengunjung. Salah satunya datang dari akun Serlina Febrianti melalui Google Review yang dikutip pada Jumat (24/04/2026).
Ia menyebut jalur trekking menuju lokasi cukup baik untuk dijelajahi, meski tetap membutuhkan kehati-hatian. Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan alas kaki anti slip karena jalur bisa menjadi licin saat basah.
“Air terjunnya keren banget, untuk treknya cukup baik… disarankan pakai alas kaki anti slip dan jangan kesorean karena biasanya hujan dan itu bahaya banget karena ada banjir bandang dari atas,” tulisnya.
Hal senada juga disampaikan oleh pengunjung lain, Muhammad Fahmi Ainir Rozaq. Ia mengaku pemandangan dari atas maupun bawah air terjun sangat memukau, meski perjalanan menuju lokasi cukup menguras tenaga.
“Viewnya bagus sekali, baik dari atas maupun bawah, tracking kesannya cukup melelahkan, tapi terbayarkan dengan pemandangan yang sangat bagus,” ujarnya.
Fasilitas dan Pengembangan Wisata
Sebagai salah satu destinasi unggulan, Tumpak Sewu kini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari area parkir luas, mushola, toilet bersih, hingga warung makan yang menyediakan kuliner khas Lumajang.
Pengunjung juga dapat menggunakan jasa pemandu lokal dengan tarif sekitar Rp50 ribu per rombongan untuk memastikan perjalanan lebih aman, terutama bagi yang ingin turun ke dasar air terjun.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan terus mengalami peningkatan. Bahkan, kunjungan tercatat mencapai ratusan ribu orang setiap tahunnya. Pemerintah Kabupaten Lumajang pun menargetkan kawasan ini menjadi superhub wisata pada tahun 2027.
Sejumlah rencana pengembangan tengah disiapkan, seperti pembangunan glamping, jalur pejalan kaki yang lebih aman, hingga spot foto premium. Pengembangan ini juga melibatkan masyarakat lokal agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Tips Aman Berkunjung ke Tumpak Sewu
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Tumpak Sewu Lumajang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah menghindari kunjungan pada sore hari karena berisiko terjadi banjir bandang.
Penggunaan alas kaki anti-slip sangat disarankan untuk menjaga keselamatan selama trekking. Selain itu, wisatawan juga sebaiknya membawa bekal air minum dan makanan ringan untuk menjaga stamina.
Bagi pemula atau keluarga, menikmati pemandangan dari atas bisa menjadi pilihan yang lebih aman tanpa harus turun ke dasar air terjun.
Dengan segala pesona yang dimiliki, Tumpak Sewu Lumajang menjadi bukti kekayaan wisata alam Indonesia yang luar biasa. Keindahan alam yang dipadukan dengan tantangan petualangan menjadikan destinasi ini layak masuk daftar kunjungan para pecinta alam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Albertus Deo/Magang
Editor: Mochamad Abdurrochim








