• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
aremania tugu jatim

Aremania membawa boneka pocong saat aksi menuntut keadilan bagi korban tragedi Kanjuruhan. Foto: Rubianto/Tugu Jatim

Tuntut Keadilan Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan, Aksi Aremania Berlangsung Damai

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Ribuan Aremania kembali melakukan aksi menuntut keadilan atas meninggalnya 135 korban tragedi Kanjuruhan, terpusat di Alun-alun Tugu Kota Malang, pada Kamis (27/10/2022), mulai pukul 11.00 WIB.

Mereka membawa keranda dan boneka pocong. Juga membentangkan spanduk dan poster tuntutan. Sementara orator menggemakan beberapa tuntutan, yakni menuntut aparat penegak hukum untuk memproses enam tersangka tragedi Kanjuruhan seadil-adilnya.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Kemudian menuntut pertanggungjawaban moral seluruh pengurus PSSI untuk mundur dari jabatan. PSSI harus merevisi regulasi keamanan dan keselamatan penyelenggaraan liga di Indonesia sesuai statuta FIFA dan merevolusi sepakbola nasional,” ucapnya.

aremania tugu jatim
Ribuan Aremania kembali melakukan aksi menuntut keadilan bagi korban tragedi Kanjuruhan. Foto: Rubianto/Tugu Jatim

Selain itu, Aremania juga menuntut transparasi aparat kepolisian terkait pengusutan tragedi Kanjuruhan. Mereka juga menuntut adanya rekonstruksi ulang tragedi Kanjuruhan sesuai fakta. Hingga menuntut Badan Intelijen Negara (BIN) merilis kandungan zat dalam gas air mata kedaluwarsa yang digunakan saat tragedi Kanjuruhan.

“Aremania akan terus melakukan aksi jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi,” tegasnya.

Meski sejumlah tuntutan digemakan orator dengan menggebu-gebu, peserta aksi nampak tenang dalam satu komando. Bahkan, mereka juga melakukan aksi diam beberapa menit saat menanti kedatangan Wali Kota Malang, Sutiaji, yang diminta menemui massa aksi.

aremania tugu jatim
Wali Kota Malang, Sutiaji menemui massa aksi. Foto: Rubianto/Tugu Jatim

Tak lama berselang, Sutiaji menemui para Aremania. Dia mengaku kecewa pada tragedi Kanjuruhan yang kini memunculkan stigma Malang tidak kondusif.

“Saya mengapresiasi Aremania yang tak membuat kisruh bahkan kekacauan. Hampir 40 hari saudara-saudara kita telah meninggal dunia dan banyak yang luka. Tapi respon dari Aremania tidak pernah membuat onar atau kekacauan sama sekali,” pujinya.

Dia mengatakan, beberapa aksi yang dilangsungkan Aremania tanpa kerusuhan menunjukan bahwa Aremania menjunjung tinggi kondusifitas. “Inilah Malang yang benar-benar cinta damai. Tunjukkan pada dunia bahwa Malang kondusif. Terima kasih Aremania, aksi hari ini tertib dan damai. Yakinlah kejahatan akan hancur oleh kekuasaan Tuhan,” ucapnya.

aremania tugu jatim
Aksi ribuan Aremania di Alun-alun Tugu Kota Malang. Foto: Rubianto/Tugu Jatim

“Siapapun yang berbuat kejahatan di bumi Arema pasti akan dihancurkan Tuhan. 135 nyawa tentu juga menuntut keadilan. Maka kami akan meneruskan tuntutan aksi ini ke pihak-pihak terkait di pusat,” pungkasnya.

Sekitar pukul 13.00 WIB, massa mulai membubarkan diri dengan tenang. Hingga usai, aksi itu terpantau tanpa pengamanan pihak kepolisian berseragam. Hanya tampak sejumlah petugas Satpol PP Kota Malang mengawal dari balik gerbang Balai Kota Malang.

Aksi Aremania tanpa pengawalan pihak kepolisian ini juga terjadi di aksi sebelumnya, pada Kamis (20/10/2022) lalu.

Tags: AremaniaKota MalangPSSI
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
(Foto: dok. Achmad Rifqi/Tugu Jatim)

5 Tips Jadi Mahasiswa Berprestasi ala Thabed Tholib Baladraf

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID