MALANG, Tugujatim.id – Turnamen domino menjadi cara berbeda yang dipilih DPC PDI Perjuangan Kota Malang untuk memeriahkan Bulan Bung Karno 2026. Tak hanya menghadirkan kompetisi yang mengedepankan strategi dan sportivitas, kegiatan ini juga mengajak peserta kembali menghayati nilai-nilai kebangsaan melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Minggu (28/06/2026), diikuti 98 tim. Sebanyak 66 tim berasal dari kader PDI Perjuangan se-Kota Malang, sedangkan 32 tim lainnya merupakan peserta dari masyarakat umum. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga domino mampu menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara partai dan masyarakat.
Domino Ajarkan Strategi dan Gotong Royong
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang yang juga Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, mengatakan turnamen domino dipilih karena memiliki filosofi yang selaras dengan nilai-nilai perjuangan Bung Karno.

Menurutnya, permainan domino bukan sekadar mengandalkan keberuntungan. Setiap pemain dituntut mampu membaca situasi, menyusun strategi, dan memanfaatkan momentum untuk meraih kemenangan.
“Domino mengajarkan bahwa kemenangan bukan ditentukan oleh kartu terbaik yang kita pegang, melainkan bagaimana memainkan kartu tersebut dengan strategi yang tepat. Kita harus cermat membaca peluang dan memanfaatkan momentum,” ujar Amithya.
Ia menambahkan, nilai tersebut tidak hanya relevan dalam sebuah permainan, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi.
“Domino bukan hanya soal menang atau kalah. Permainan ini melatih kita berpikir sebelum mengambil keputusan, membaca kondisi, serta membangun kekompakan dengan pasangan. Nilai-nilai itulah yang juga menjadi bagian dari semangat perjuangan Bung Karno,” katanya.
Amithya menilai filosofi tersebut sejalan dengan ajaran Bung Karno yang menekankan pentingnya kecerdasan strategi, gotong royong, serta kepemimpinan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Indonesia Raya 3 Stanza dan Bazar UMKM Lengkapi Kegiatan
Selain pertandingan domino, seluruh peserta diajak menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza dan lagu-lagu perjuangan Bung Karno. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan kembali nilai-nilai nasionalisme kepada kader maupun masyarakat.

“Kami juga ingin mengingatkan kembali bahwa Indonesia Raya memiliki tiga stanza yang sarat makna. Melalui Bulan Bung Karno, kami mengajak kader maupun masyarakat untuk semakin mencintai bangsa, memahami sejarah, dan menjaga semangat persatuan,” tuturnya.
Rangkaian acara juga dimeriahkan bazar UMKM yang menghadirkan pelaku usaha lokal. Kehadiran bazar menjadi bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan sekaligus memberikan ruang promosi bagi produk-produk usaha masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, DPC PDI Perjuangan Kota Malang meresmikan Barata Club, klub olahraga domino yang diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mendorong berkembangnya olahraga domino di Kota Malang.
Amithya berharap seluruh rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat.”
Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu mempererat hubungan dengan masyarakat, mendorong pelaku UMKM terus berkembang, sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet domino yang bisa berprestasi membawa nama Kota Malang,” pungkasnya.»
Melalui peringatan Bulan Bung Karno ini, DPC PDI Perjuangan Kota Malang berharap nilai-nilai kebangsaan dapat terus ditanamkan dengan pendekatan yang dekat dengan masyarakat. Turnamen domino diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media memperkuat sportivitas, kebersamaan, nasionalisme, serta semangat ekonomi kerakyatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Mochamad Abdurrochim








