Unik, Kecoak Kentut Setiap 15 Menit Sekali - Tugujatim.id

Unik, Kecoak Kentut Setiap 15 Menit Sekali

  • Bagikan
Hewan kecoak. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)
Hewan kecoak. (Foto: Pixabay)

Tugujatim.id – Ketika mendengar kata kecoak, maka apa yang ada di pikiran Anda? Geli, jijik, atau malah berpikir itu adalah hewan yang unik ya? Kecoak adalah hewan yang sering muncul di area lembap seperti di dapur maupun kamar mandi. Namun, tahukah Anda, hewan yang tergolong dalam kelas insecta ini ternyata memiliki fakta unik yang mengejutkan. Penasaran? Berikut Tugu Jatim akan mengulasnya.

1. Hidup sebelum Dinosaurus

Sebuah penelitian menemukan bahwa kecoak adalah hewan purbakala yang lebih tua daripada dinosaurus. Penelitian tersebut mengatakan, kecoak sudah ada 300 juta tahun sebelum dinosaurus ada.

2. Bisa Hidup tanpa Kepala

Kecoak bernapas menggunakan ventilator pada seluruh tubuhnya. Untuk itu, kecoak masih bisa hidup meski tanpa kepala. Kalaupun hal itu akan membunuh mereka, maka dia akan mati setelah sepekan. Itu pun karena kehausan.

3. Dapat Mendeteksi Rasa Takut

Semakin Anda takut dengan kecoak, justru mereka akan semakin mendekati Anda. Sebab, hewan yang satu ini memiliki sensor yang bisa mendeteksi rasa takut pada orang-orang yang berada di sekelilingnya. Cara inilah yang digunakan oleh kecoak untuk melindungi dirinya.

4. Kentut Setiap 15 Menit Sekali

Ternyata setiap 15 menit, kecoak akan kentut. Tahukan Anda, kentut kecoak mengandung gas metana yang menjadi penyebab dari pemanasan global. Jika jumlah gas metana yang dihasilkan oleh seluruh kecoak di seluruh dunia dikumpulkan, maka hal tersebut akan menimbulkan pemanasan global.

Gas metana merupakan salah satu komponen gas rumah kaca yang mengakibatkan perubahan iklim sebagai efek pemanasan global. Dibandingkan gas rumah kaca lain seperti karbon dioksida, kekuatannya dalam membuat bumi makin panas mencapai 23 kali lipat. Menariknya, bahkan setelah kecoak mati, dia masih bisa kentut dalam kurun waktu 18 jam.

5. Tahan terhadap Nuklir

Kecoak adalah satu-satunya hewan yang tahan terhadap bom nuklir. Hewan ini mempunyai ukuran tubuh kecil dan memiliki eksoskeleton, yaitu kerangka luar yang mendukung dan melindungi tubuh hewan. Nah, eksoskeleton ini akan membantu kecoak melindungi tubuhnya dari radiasi dengan cara menyerap radioaktif yang berasal dari ledakan nuklir.

Lalu kenapa bisa mati ketika disemprot obat serangga? Sebab, obat serangga mengandung racun insektisida yang kuat sehingga dalam beberapa menit saja mereka bisa mati.

6. Kecoa Jarang Terbang

Kecoak dapat merentangkan sayapnya hingga 185 mm. Pada umumnya, kecoak jarang terbang karena jika terbang, tubuhnya akan panas.

  • Bagikan