• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Koper jemaah.

Koper jemaah haji Tuban ditandai dengan sandal jepit hingga boneka supaya tidak tertukar dengan koper lainnya pada Senin (19/05/2025). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Unik! Sandal Jepit hingga Boneka Jadi Penanda Koper Jemaah Haji Tuban

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, koper milik lebih dari seribu calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Tuban mulai berdatangan di halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat. Uniknya, koper jemaah haji yang datang pada Senin (19/05/2025) itu ada yang diberi gantungan sandal hingga boneka.

Ribuan koper jemaah haji itu tidak hanya diisi perlengkapan ibadah. Koper ini sengaja dihiasi benda-benda unik sebagai penanda agar tidak tertukar di Arab Saudi. Mulai dari sandal jepit, cangkir plastik, boneka lucu, hingga centong sayur bergelantungan di gagang koper, mencuri perhatian siapa pun yang melihat.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Baca Juga: Andi Bangga Jadi Petugas Pendamping Jemaah Haji, Lolos Setelah Ikut Lima Kali Tes

“Penanda ini penting karena saat tiba di Arab Saudi, koper akan bercampur dengan milik ribuan jemaah lain. Kalau tidak diberi tanda khusus, bisa tertukar,” ujar Kepala Kantor Kemenag Tuban Umi Kulsum.

Menurut Umi, koper jemaah itu berasal dari kloter 66, 68, 69, 70, dan 86. Dari total 1.054 jemaah, koper dari kloter 68, 69, dan 70 dijadwalkan dikirim H-1 sebelum keberangkatan ke Embarkasi Surabaya. Sedangkan koper kloter 66 yang hanya berisi 10 koper dikirim bersamaan dengan jemaah pada Selasa (20/05/2025), bergabung dengan jemaah dari Bojonegoro.

Koper jemaah Tuban.
Koper jemaah haji yang unik sampai di kantor Kemenag Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

 

Adapun koper dari kloter 86 yang berjumlah 107 orang menyusul setelahnya dan dua orang lainnya masih dalam daftar cadangan karena belum mendapat kloter resmi.

Umi menegaskan, koper utama tidak boleh melebihi 32 kilogram dan jemaah dilarang membawa barang-barang terlarang seperti benda cair, zat berbahaya, serta rokok lebih dari 200 batang.

“Ini sudah kami sampaikan saat manasik terakhir. Semua ada aturannya agar tidak ada hambatan saat pemeriksaan di embarkasi maupun imigrasi,” jelasnya.

Salah satu jemaah, Masrokah, 40, warga asal Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, mengaku sudah menyiapkan isi koper jauh-jauh hari. Selain membawa perlengkapan wajib seperti kain ihram, pakaian harian, dan alat mandi, dia juga menyelipkan bekal khas Indonesia: sambal dan ikan asin teri.

Koper jemaah di Tuban.
Koper-koper yang sampai di kantor Kemenag Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

 

“Biar lidah tetap kerasan. Sambal buatan sendiri ini bisa tahan lama, jadi bawa yang banyak,” ucapnya sambil tersenyum.

Masrokah bercerita bahwa dia sebelumnya tercatat sebagai jemaah asal Magetan, namun kemudian dimutasi ke Tuban karena ikut orang tuanya yang juga berangkat haji tahun ini.

“Pindah domisili jemaah ternyata nggak ribet. Proses koordinasi antar Kemenag cepat, semua lancar,” ujarnya lega.

Prosesi pengumpulan koper ini menjadi penanda nyata bahwa harapan dan semangat ibadah jemaah haji asal Tuban kian dekat dengan Tanah Suci. Dan di balik koper jemaah yang tersusun rapi, tersimpan banyak cerita, doa, dan harapan dari para tamu Allah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniCJH TubanKabupaten Tuban hari iniKedatangan koper jemaah TubanKoper unik jemaah TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Perumahan GPI.

Pembangunan Perumahan GPI di Jember Terbukti Melanggar, PT Wredatama Terancam Dicabut

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID