PASURUAN, Tugujatim.id – Kasus pemuda depresi rusak empat rumah warga diduga ditinggal nikah di Dusun Sunberingin II, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, berakhir damai. Pihak Pemerintah Desa Sumbersuko ikut turun tangan membantu perbaikan empat rumah warga yang rusak di bagian atap tersebut.
Kades Sumbersuko Saiful Ma’arif mengatakan, pasca kejadian perusakan rumah, pemuda depresi berinisial MAP, 23, langsung dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (26/09/2023). Pemuda ini akan dirawat di rumah sakit jiwa hingga emosinya bisa stabil kembali.
“Kalau hasil diagnosa pastinya, kami masih menunggu kabar lagi dari pihak dokter rumah sakit,” ujar Arif saat dikonfirmasi pada Sabtu (30/09/2023).
Arif menjelaskan, pihak perangkat desa telah mempertemukan pihak keluarga MAP dengan 4 warga yang rumahnya dirusak untuk mediasi. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
Bahkan, para warga yang jadi korban sepakat tidak membuat laporan resmi ke aparat kepolisian.
“Para warga mau memahami kondisi yang bersangkutan. Memang sudah agak lama emosinya tidak stabil,” ungkapnya.

Adapun kerusakan 4 rumah warga juga disepakati akan diperbaiki oleh Pemerintah Desa Sumbersuko. Arif mengatakan, perbaikan bagian atap empat rumah warga ini direncanakan akan dimulai pada pekan depan.
“Kemarin saya diskusi dengan tukang, estimasinya biaya (perbaikan) habisnya sekitar Rp4 juta, tapi itu bahan-bahannya saja, kalau ada tambahan lain kami tambah,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, MAP, 23, pemuda asal Dusun Sumberingin II, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, mendadak mengamuk dan rusak 4 rumah warga pada Selasa (26/09/2023). Pagi hari, sekitar pukul 05.30 WIB, dia memanjat atap rumahnya dan melemparkan bongkahan fondasi genting ke atap rumah tetangganya. Diduga, amukan pemuda depresi ini dipicu akibat ditinggal menikah sang kekasih.
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








