• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tersangka penusukan massal. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Ilustrasi pembunuh menggunakan pisau di Kanada. (Foto: Pixabay)

Update: Salah Satu Tersangka Penusukan Massal di Kanada Ditemukan Tewas, Pelaku Diduga Rekan Korban

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Internasional, Kriminal, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Damien Sanderson, 31, salah satu dari dua tersangka penusukan massal yang terjadi di Saskatchewan, Kanada, ditemukan tewas di daerah berumput lebat berdekatan dengan perumahan James Smith Cree Nation pada Senin pagi (05/09/2022). The Royal Canadian Mounted Police (RCMP) tidak menjelaskan secara pasti penyebab kematian Damien Sanderson.

Namun, luka-luka yang ditemukan di tubuhnya diduga dilakukan oleh Myles Sanderson, 30, saudara sekaligus rekan korban saat melakukan penusukan yang menewaskan 10 orang dan melukai 17 orang di sebuah komunitas adat James Smith Cree Nation dan desa di dekat Weldon pada Minggu (04/09/2022).

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Asisten Komisaris dan Komandan RCMP Saskatchewan Rhonda Blackmore melaporkan dalam konferensi pers bahwa Myles Sanderson yang kini masih buron kemungkinan menderita luka-luka dan sedang mencari perawatan medis. Meski begitu, dia dianggap masih sangat berbahaya.

“Myles memiliki catatan kriminal yang panjang yang melibatkan orang dan kejahatan propert. Kami menganggap dia bersenjata dan berbahaya. Jangan dekati dia,” kata Blackmore seperti dikutip dari Reuters pada konferensi pers yang digelar pada Senin (05/09/2022).

Polisi pun masih mendalami penyebab kematian Damien Sanderson dan mencari keberadaan Myles Sanderson. Tersangka penusukan massal terakhir kali tertangkap radar mengendarai mobil Nissan Rogue hitam dengan pelat nomor 119 MPI di Ibu Kota Saskatchewan, Regina, sekitar 320 km selatan dari James Smith Cree Nation. Jika tertangkap nanti, Myles Sanderson akan didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama karena telah melakukan percobaan pembunuhan, membobol, dan memasuki sebuah kediaman, menurut laporan RCMP.

Saskatchewan Health Authority (SHA) mengonfirmasi jumlah korban luka-luka akibat penusukan berjumlah 17 orang pada Selasa (06/09/2022).

“Hingga Selasa 6 September, pukul 13.00 WIB, ada 10 pasien yang masih dirawat di rumah sakit. Tiga pasien dalam kondisi kritis, tujuh orang dalam kondisi stabil, dan sejak Minggu tujuh orang telah dipulangkan. Harap dicatat bahwa nomor SHA mungkin sedikit berbeda dari agensi lain karena kami hanya melacak dan melaporkan penerimaan ke rumah sakit,” tulis laporan tersebut.

Myles Sanderson Sempat Ditahan dan Punya Catatan Kriminal Panjang

Dilansir dari CNN US dan CBC News, salah satu tersangka yang saat ini masih buronan, Myles Sanderson, pernah ditahan dan menjalani hukuman federal hampir 5 tahun karena penyerangan, perampokan, perusakan, dan ancaman.

Selain itu, dewan juga menilai catatan kriminal Myles Sanderson memprihatinkan karena terlibat penggunaan kekerasan dan senjata. Dia juga melakukan kekerasan dalam rumah tangga dan melibatkan anak-anaknya. Psikolog turut andil menilai Myles Sanderson sebagai seseorang dengan “berisiko tahap sedang terhadap kekerasan.”

Dia kemudian diberikan pembebasan bersyarat oleh Dewan Pembebasan Bersyarat Kanada pada 1 Februari 2022. Putusan itu dibuat karena dewan belum percaya Sanderson tidak akan menimbulkan risiko bagi publik.

Namun, Polisi Saskatoon mengonfirmasi bahwa mereka telah mencari Myles Sanderson sejak Mei 2022 karena dia berhenti menemui petugas pembebasan bersyaratnya secara berkala. Hal itu melanggar persyaratan pembebasan bersyaratnya.

Pada Minggu pagi (04/09/2022), dia dibantu Damien Sanderson kembali melakukan kejahatan dengan menyerang total 27 orang di dua wilayah, sebuah komunitas adat jarang penduduk bernama James Smith Cree Nation dan sebuah desa di dekat Weldon mulai sekitar pukul 05.40 pagi waktu setempat. Masing-masing wilayah hanya dihuni 3.400 dan 200 warga. Dan 13 TKP berbeda telah diinvestigasi oleh polisi. Sampai saat ini, motif kedua pelaku belum terungkap.

Tags: Berita Kanada hari iniKanadaKasus penusukan massalKorban penusukan massal di KanadaPembunuhan Massal di KanadaPenusukan Massal KanadaTersangka penusukan massalTersangka penusukan massal di KanadaUpdate penusukan massal di Kanada
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Ilustrasi penyaluran BLT kepada masyarakat Kota Batu. Total ada 8.744 KPM akan menerima BLT pasca kenaikan harga BBM ini sebesar Rp 150 ribu selama 4 bulan.

Harga BBM Naik, 8.744 Keluarga di Kota Batu Dapat Bantuan Rp150 Ribu Selama 4 Bulan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID