Veteran Asal Kota Batu Sukses Mengembangbiakkan 200 Ekor Kambing Etawa - Tugujatim.id

Veteran Asal Kota Batu Sukses Mengembangbiakkan 200 Ekor Kambing Etawa

  • Bagikan
Handri Isriawan, seorang veteran yang tengah menunjukkan kambing etawa miliknya. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Handri Isriawan, seorang veteran yang tengah menunjukkan kambing etawa miliknya. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Seorang veteran asal Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Handri Isriawan (66) berhasil mengembangbiakkan kambing etawa. Berkat keuletannya, sepasang kambing etawa berhasil dikembangbiakkan hingga menjadi 200 ekor kambing.

Ternak kambing etawa tersebut mulai dia geluti sejak 2011 silam. Seiring berjalannya waktu, kini hasil ternak kambing tersebut bisa menjadi salah satu sumber pendapatannya.

“Awalnya dulu saya hanya mencari hiburan saja sambil mengisi waktu luang,” ujar Handri yang juga sebagai Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Batu itu.

Kambing etawa yang juga memiliki kualitas susu yang baik itu kemudian juga dia manfaatkan. Di mana saat ini susu kambing etawa memang banyak diburu masyarakat.

Susu kambing etawa itu diyakini memiliki berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satunya, dapat meningkatkan kecerdasan anak dan juga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit jantung.

Selain itu, banyak yang mempercayai bahwa susu kambing etawa juga bisa meningkatkan kebugaran tubuh. Sehingga kini permintaan masyarakat akan susu tersebut juga meningkat dimasa pandemi ini.

“Namun sayang saat ini produktivitas susu kambing ini sedang menurun. Sehingga produksinya juga tak banyak,” ucapnya.

Hasilkan 20-40 Liter Susu Per Hari

Menurutnya, dari sekitar 200 kambing yang ada itu hanya bisa menghasilkan 20 liter susu per hari. Sementara jika dalam kondisi produktif, kambing kambingnya bisa menghasilkan 35 hingga 40 liter per hari.

Sementara untuk harga susu kambing itu dia patok Rp 27 ribu per liter. Dikatakan, pelanggan susu kambingnya sudah sampai keluar Kota Batu. Seperti Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo dan bahkan hingga Arab Saudi.

Dia mengaku terus menjaga kebersihan dan kesehatan kambingnya dengan memberi asupan pakan yang baik. Hal itu dilakukan demi bisa mendapatkan kualitas susu yang baik pula.

Dikatakan, kambing etawa tersebut juga bisa dijual untuk dimanfaatkan dagingnya. Dia biasa menjual kambingnya jika dirasa sudah tidak produktif lagi atau sudah tua.

“Beberapa hari yang lalu ada sekitar 20 ekor yang saya jual. Kebetulan juga bertepatan dengan hari raya Idul Adha,” ungkapnya.

 

  • Bagikan